1 MUHARRAM

Sama-sama Pakai Bulan Sebagai Dasar Penghitungan Kenapa 1 Muharram dan Imlek Jatuh di Hari Berbeda?

Uniknya, sistem penanggalan Tionghoa dan Islam sama-sama menggunakan bulan sebagai dasar perhitungannya

Sama-sama Pakai Bulan Sebagai Dasar Penghitungan Kenapa 1 Muharram dan Imlek Jatuh di Hari Berbeda?
muharram 

Coba cermati.

Tahun baru Imlek selalu jatuh pada waktu yang hampir bersamaan tiap tahunnya, antara Januari dan Februari.

Sementara itu, tahun baru Islam sangat tidak menentu.

Pesta kembang api menyambut malam tahun baru Imlek di Nagoya, Batam, Kamis (15/2/2018).
Pesta kembang api menyambut malam tahun baru Imlek di Nagoya, Batam, Kamis (15/2/2018). ()

Kadang saat musim kemarau, kadang musim hujan.

Lalu ambil contoh kejadian tahun ini.

Tanggal 8 Februari 2016 sudah dihitung sebagai awal bulan baru dalam tahun baru kalender Tionghoa.

Sementara itu, dalam kalender Islam, hari ini baru tanggal 28 Rabbiul Akhir, belum bulan baru.

Baca: Puasa Muharram hingga Santuni Anak Yatim, Simak Amalan Bulan Muharram yang Disunnahkan Berikut Ini

Baca: 1 Muharram 1440 H - Doa Akhir Tahun & Doa Awal Tahun Baru Islam 1440 H dalam Bahasa Arab & Indonesia

Baca: Lafal Niat Puasa Asyura di Bulan Muharram Tahun Baru Islam 2018, Bisa Hapuskan Dosa Setahun

Mengapa bisa demikian?

Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) Thomas Djamaluddin, dan dosen astronomi Institut Teknologi Bandung (ITB), Hakim L Malasan, mengatakan, walaupun sama-sama memakai bulan sebagai patokan, ada perbedaan dalam perhitungan kalender Tionghoa dan Islam.

Penanggalan Islam Bisa dikatakan, penanggalan Islam benar-benar murni berbasis waktu revolusi bulan mengelilingi bumi, 27,3 hari.

Sejarah Islam pada Masa Hijrah Nabi Muhammad
Sejarah Islam pada Masa Hijrah Nabi Muhammad (tribunnews)
Halaman
1234
Editor: Rachta Yahya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help