CPNS 2018

sscn.bkn.go.id. 9 Hari Lagi Pendaftaran Dibuka, Pemko Tanjungpinang 247 Formasi, 164 untuk Guru

"Dulu kita ajukan 620 formasi. Tapi Kemenpan-RB hanya mengabulkan 247 formasi," kata Kepala BKPSDM Tanjungpinang Tengku Dahlan

sscn.bkn.go.id. 9 Hari Lagi Pendaftaran Dibuka, Pemko Tanjungpinang 247 Formasi, 164 untuk Guru
ilustrasi CPNS 

TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG - Penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2018 tinggal 9 hari lagi, akan dibuka secara resmi.

Anda yang ingin mencoba mengadu nasib menjadi pengabdi negara ini, siap-siapkan berkas sejak sekarang sehingga tidak kesulitan saat mendaftar.

Pendaftaran untuk CPNS 2018 hanya bisa dilakukan melalui online di situs sscn.bkn.go.id yang baru akan dibuka akses mulai 19 September 2018 saat pendaftaran resmi dibuka. 

Baca: 9 Hari Lagi Pendaftaran di sscn.bkn.go.id Dibuka - Berikut Informasi Lengkap CPNS 2018

Baca: CPNS 2018 - Pendaftaran Dibuka 9 Hari Lagi, Ini 4 Persyaratan yang Wajib Disiapkan dari Sekarang

Baca: CPNS 2018 - Agar Lolos Tes Seleksi CPNS 2018, Ini Standar Nilai Minimal yang Harus Dipenuhi

Secara keseluruhan pemerintah tahun ini sudah mengumumklan jumlah PNS yang akan diterima berikut daftarnya:

Total formasi yang dibutuhkan: 238.015 orang

Untuk Instasi Pusat (76 Kementerian/Lembaga): 51.271 orang

Untuk 525 Instansi Daerah: 186.744 orang

Kuota untuk Tanjungpinang

Dari total penerimaan untuk CPNS 2018 itu, Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang sudah menerima jumlah kuota penerimaan CPNS tahun 2018 dari Kemenpan-RB RI.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (BKPSDM) Kota Tanjungpinang, Tengku Dahlan mengatakan kuota CPNS Pemko Tanjungpinang berjumlah 247 formasi.

"Dulu kita ajukan sebanyak 620 formasi. Tapi Kemenpan-RB hanya mengabulkan 247 formasi," ungkap Tengku kepada TRIBUNBATAM.id, Sabtu (8/9/2018) pagi.

Tengku lalu merincikan setiap formasi yang dibutuhkan itu.

Jumlah kuota untuk tenaga pendidik sebanyak 164 orang.

Kuota untuk tenaga kesehatan berjumlah 66 orang.

dan kuota untuk tenaga teknis sebanyak 17 orang.

Menurut Tengku, pendaftaran secara online akan mulai dibuka pada 19 September 2018.

Namun, biaya untuk proses penerimaan CPNS ini belum dianggarkan Pemko Tanjungpinang.

"Kami belum terlalu sibuk anggarkan. Karena penerimaannya melalui sistem online," kata  Sekdako Tanjungpinang ini.

Berikut informasi lengkap seputar CPNS yang harus Anda ketahui:

Pendaftaran

Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi tentang nilai ambang batas pengadaan CPNS 2018. (Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi)
Tahap pendaftaran dan verifikasi administrasi akan dilakukan pada minggu kedua September hingga minggu kedua Oktober 2018.

Pendaftaran akan dilakukan serentak secara online melalui portal sscn.bkn.go.id.

Calon pelamar hanya diperbolehkan mendaftar pada satu instansi pemerintah dan satu formasi jabatan.

Untuk persyaratan umum yang harus dipenuhi oleh setiap calon pelamar disesuaikan dengan ketentuan sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS.

Seleksi

Pelaksanaan seleksi akan dibuka pada minggu ketiga Oktober 2018.

Ada tiga tahap seleksi yang harus dilalui pelamar, yakni seleksi administrasi, seleksi kompetensi dasar ( SKD) dan seleksi kompetensi bidang (SKB).

Pelaksanaan SKD CPNS tahun 2018 ini menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT).

Untuk dapat mengikuti seleksi lanjutan, peserta SKD harus melampaui nilai ambang batas (passing grade) seperti diatur dalam Peraturan Menteri PANRB No. 37/2018 tentang Nilai Ambang Batas SKD Pengadaan CPNS 2018.

Pengumuman Kelulusan dan Pemberkasan

Pengumuman kelulusan akan dilakukan pada minggu keempat November 2018.

Pelamar yang sudah dinyatakan lolos seleksi masih harus melalui tahap pemberkasan yang akan dimulai pada bulan Desember 2018.

Formasi

Ada 238.015 lowongan calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang tersedia untuk diperebutkan oleh pelamar pada tahun 2018 ini.

Rinciannya, 51.271 untuk instansi pusat dan 186.744 untuk instansi daerah.

CPNS yang terpilih untuk instansi pusat nantinya akan ditempatkan di 76 kementerian/lembaga (K/L).

Sementara untuk CPNS di instansi daerah ditempatkan di 525 pemerintah daerah, baik di tingkat provinsi, kabupaten maupun kota.

Jabatan Inti yang diisi dari pelamar umum sebanyak 24.817 formasi, Guru Madrasah Kementerian Agama yang bertugas di Kabupaten/Kota sebanyak 12.000 formasi, serta dosen Kemenristekdikti dan Kementerian Agama sebanyak 14.454 formasi.

Adapun peruntukan instansi Pemerintah Daerah terdiri dari Guru Kelas dan Mata Pelajaran sebanyak 88.000 formasi, Guru Agama sebanyak 8.000 formasi, Tenaga Kesehatan sebanyak 60.315 formasi (Dokter Umum, Dokter Spesialis, Dokter Gigi, dan Tenaga Medis/Paramedis), serta Tenaga Teknis yang diisi dari pelamar umum sebanyak 30.429 formasi.

Formasi khusus

Selain formasi umum, juga terdapat formasi khusus dalam seleksi CPNS 2018. Formasi khusus terdiri dari Putra/Putri Lulusan Terbaik (Cumlaude), Penyandang Disabilitas, Putra/Putri Papua dan Papua Barat, Diaspora, Olahragawan Berprestasi Internasional, serta Tenaga Pendidik dan Tenaga Kesehatan dari Eks Tenaga Honorer Kategori II jabatan guru dan tenaga kesehatan yang memenuhi persyaratan untuk mengikuti seleksi CPNS.

Terkait dengan pelamar Diaspora, dialokasikan untuk formasi jabatan peneliti, dosen, dan perekayasa dengan pendidikan minimal Strata 2.

Khusus untuk perekayasa, dapat dilamar dari lulusan Strata 1.

Untuk atlet berprestasi internasional, pelaksanaannya dikoordinasikan oleh Menpora dan merujuk pada ketentuan Permenpora No. 6/2018 tentang Persyaratan dan Mekanisme Seleksi, dan Pengangkatan Olahragawan Berprestasi menjadi CPNS tahun 2018.

Sementara, mekanisme/sistem pendaftaran untuk tenaga honorer Kategori II dilakukan tersendiri di bawah koordinasi BKN.

Pendaftar dari tenaga honorer kategori II yang telah diverifikasi dokumennya wajib mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).

Waspada penipuan

HOAKS Daftar Resmi Honorer GTT PTT K2 yang Pasti Diangkat CPNS 2018.(Tangkapan layar) Pelamar diminta untuk selalu memantau informasi terbaru mengenai rekrutmen CPNS ini melalui situs Kementerian PANRB yakni menpan.go.id dan situs Badan Kepegawaian Nasional, yakni sscn.bkn.go.id.

Masyarakat diminta agar tidak mudah percaya terhadap seseorang yang menjanjikan dapat masuk menjadi CPNS dengan memberi imbalan.

Menpan-RB Syafruddin menegaskan bahwa satu-satunya cara menjadi PNS adalah dengan mengikuti proses seleksi. (*)

Penulis: Thom Limahekin
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved