BATAM TERKINI

Tak Jadi Terbit Awal September, Revisi Perka 17 Kembali Molor. Ini Sebabnya!

Revisi Peraturan Kepala BP Batam Nomor 17 Tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif Kantor Pelabuhan molor.

Tak Jadi Terbit Awal September, Revisi Perka 17 Kembali Molor. Ini Sebabnya!
TWITTER/BP BATAM
Kepala BP Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo 

Dari asosiasi pengusaha meminta agar tarif itu disesuaikan dengan PP No.15 Tahun 2016, tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang Berlaku pada Kementerian Perhubungan.

Permintaan tersebut diakomodir BP Batam.

"Kami minta tarifnya disesuaikan dengan PP di Kemenhub, dan penerapannya diberikan ke Kepala BP Batam," ujarnya.

Dengan begitu, nilai tarif yang diberikan bisa fleksibel. Tergantung dengan situasi di lapangan.

"Kalau situasinya sedang turun, kami bisa berikan insentif atau diskon," kata Mantan Sekretaris Menko Perekonomian RI ini.

Sebelumnya diberitakan, pelaku usaha jasa kepelabuhanan, seperti INSA, masih menunggu revisi Peraturan Kepala (Perka) BP Batam Nomor 17 Tahun 2016, diterbitkan.

Menurut Ketua INSA Batam, Osman Hasyim, pasca revisi Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 148 Tahun 2016 keluar, yang direvisi dengan terbitnya PMK Nomor 87 Tahun 2018, sebenarnya sudah tak perlu ada lagi pembahasan dengan pelaku usaha terkait draft perka yang menjadi turunan revisi PMK, terutama berkaitan dengan kepelabuhanan.

Pada pertemuan-pertemuan sebelumnya, dari pihak pelaku usaha jasa kepelabuhanan memang sudah mencapai kata sepakat dengan tim BP Batam terkait isi draft revisi perka.

Seperti tarif tambat, piutang, pencekalan dan lainnya. Secara garis besar, semua keluhan sudah disampaikan dan diyakini bakal diakomodir dalam draft revisi Perka Nomor 17 Tahun 2016.

"Sebagai landasannya nanti akan menggunakan Peraturan Pemerintah Nomor 15 tahun 2016 sesuai dengan usulan asosiasi," kata Osman, sebelumnya.

Halaman
123
Penulis: Dewi Haryati
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved