Anak-anak Suku Laut Biasa Sekolah Pakai Sampan dan Berenang. Belakangan Sering Muncul Buaya

Saya dari SD sampai SMA harus menggunakan sampan. Kadang juga berenang kalau tak ada sampan dan itu sudah biasa kami lakukan

Anak-anak Suku Laut Biasa Sekolah Pakai Sampan dan Berenang. Belakangan Sering Muncul Buaya
Anak-anak suku laut di Kampung Suku Laut, Kelurahan Kawal, Kabupaten Bintan, menggunakan sampan untuk pergi ke sekolah 

Laporan Wartawan Tribun Batam.com, Bintan, Aminudin

TRIBUNBINTAN.COM, BINTAN - Warga Kampung Suku Laut Kawal, Kecamatan Gunung Kijang, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau berencana membangun jembatan sendiri.

Mereka akan membuat jembatan dari kayu bakau untuk menghubungkan kampung mereka dengan ibukota Kelurahan Kawal.

Hal ini karena kebutuhan jembatan itu sudah mendesak.

Selama ini, penghubung kampung dengan ibukota Kawal menggunakan transportasi sampan.

Beberapa anak anak di kampung itu sejak dulu juga sering berenang ke kampung mereka setiap pulang sekolah.

Johanes Jamil (23), warga kampung Suku Laut mengatakan, sejak kecil ia bersama temannya selalu menggunakan sampan ke sekolah pulang pergi.

Kadang juga menyeberang dengan cara berenang jika kebetulan tak ada sampan.

Dia salah satu anak kampung suku laut yang beruntung bisa menjejakan kaki sampai level perguruan tinggi.

Baca: Buaya Besar Bikin Cemas Warga Kuantan Tanjungpinang. Sering Naik Setelah Terkam Anjing

Baca: Ibu Penjual Ombus-ombus di Medan Ini Viral karena Menyanyikan Lagu Tentang Jokowi Saat Dagang

"Saya dari SD sampai SMA harus menggunakan sampan. Kadang juga berenang kalau tak ada sampan dan itu sudah biasa kami lakukan,” kata dia.

Halaman
12
Penulis: Aminnudin
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved