Bocah 8 Tahun Tewas Tertimpa Konblok Jatuh dari Rusun. Warga: Sudah Sering Jatuh Dilempar dari Atas

AW meninggal setelah tertimpa konblok yang jatuh dari lantai atas Rusun Tahap 3 Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (8/9/2018).

Bocah 8 Tahun Tewas Tertimpa Konblok Jatuh dari Rusun. Warga: Sudah Sering Jatuh Dilempar dari Atas
KOMPAS.com/DAVID OLIVER PURBA
Seorang bocah berinsial AW (8) tewas tertimpa konblok saat melintas di sekitar Rumah Susun Tahap 3, Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (8/9/2018) siang. 

Mujiati mengatakan, melihat AW masih bernapas. Namun, dia heran mengapa warga yang menonton tidak membawa AW ke rumah sakit.

Beberapa menit kemudian, suaminya datang dan membopong AW ke rumah sakit yang berjarak beberapa ratus meter dari lokasi. Petugas medis yang memeriksa AW menyatakan bahwa bocah yang baru duduk di bangku kelas 2 SD itu telah meninggal dunia.

Sering Terjadi Pelemparan

Warga yang tinggal di sekitar Rusun Tahap 3, Kemayoran, Jakarta Pusat menyebut, sering terjadi pelemparan barang dari rusun berlantai 17 itu ke arah jalan dan atap rumah warga.

Salah satu pedagang nasi goreng, Mujono, mengaku sering melihat sejumlah benda jatuh dari rusun.

"Ini bukan pertama kalinya, sudah sering jatuh dilempar dari atas," ujar Mujono saat ditemui Kompas.com di lokasi, Senin (10/9/2018).

Pada Sabtu (8/9/2018), seorang bocah berinisial AW (8) tewas tertimpa konblok yang jatuh dari rusun.

Gerobak dagangan Mujono berjarak hanya 10 meter dari rusun tersebut. Dia bersama istrinya cukup sering melihat benda-benda berat seperti besi, kayu, bahkan sampah berjatuhan dari rusun.

Bahkan, ada pedagang gorengan yang disiram air dari rusun tersebut. Ada juga batu yang dilempar sehingga mengenai atap rumah warga.

Namun, saat itu belum ada korban jiwa maupun warga yang terluka.

Polisi telah mendatangi lokasi dan melakukan penyelidikan untuk mengetahui apakah konblok yang jatuh sengaja dilempar atau jatuh dengan sendirinya. Dari sejumlah saksi yang telah dimintai keterangan sementara, tidak ada yang melihat konblok jatuh karena dilempar seseorang. (*)

Editor: Danang Setiawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved