Heboh soal Kehidupan Warga Pulau Pejantan, Begini Perintah Bupati Bintan ke Camat Tambelan

Pulau Pejantan di Kecamatan Tambelan jadi pembicaraan ramai. Ini setelah ada kesaksian Budi Sahrul, seorang pegawai BP3TI Kominfo. Begini kesaksiannya

Heboh soal Kehidupan Warga Pulau Pejantan, Begini Perintah Bupati Bintan ke Camat Tambelan
tribunbatam/aminnudin
Kondisi Pulau Pejantan di Kecamatan Tambelan yang sempat viral 

TRIBUNBINTAN.COM, BINTAN-Pulau Pejantan di Kecamatan Tambelan jadi pembicaraan ramai. Ini setelah ada kesaksian Budi Sahrul, seorang pegawai BP3TI Kominfo.

Dalam kesaksiannya saat berada di pulau tersebut, pegawai tersebut sempat menuliskan status di media sosial seputar kondisi Pulau Pejantan. Isinya :

Satu bulan saya di Pulau Pejantan, pulau yang dihuni sekitar 60 jiwa, mereka muslim semua, namun mereka tidak bisa mengaji, tidak bisa sholat, bahkan ketika ada warga yang meninggal mereka hanya mengkafani saja tidak disalatkan langsung dikubur, kata salah satu penduduk yang cerita ke saya. Di sana tidak ada sarana ibadah musalah atau masjid. Sekolah ada tapi tak ada guru, miris rasannya, jadilah saya guru ngaji dadakan. Sekirannya ada di sini yang mau menyisihkan sedikit hartanya mari kita galang dana untuk membangun musalah atau masjid dan mengirim guru agama kesana....

Postingan tersebut jadi viral.

Baca: Penyakit Asam Urat Dapat Disembuhkan Total? Begini Jawaban Ahlinya

Baca: Ingin Lolos Seleksi CPNS 2018, Inilah Kisi-kisinya Menurut Bocoran Kementerian BUMN

Baca: Hunian Dikepung Rumah Tetangga, Tak Ada Jalan Keluar Masuk Rumah. Pemilik Kebingungan

Bupati Bintan Apri Sujadi pun turut menanggapi.

Apri mengatakan, keberadaan pegawai BP3TI tersebut merupakan akses dari Pemkab Bintan yang menginginkan adanya pembangunan tower di sana agar membuka keterisolasiran pulau-pulau yang sinyal komunikasinya masih sulit.

"Kita yang mengusulkan agar dibangun tower disana untuk membuka akses keterisoliran beberapa pulau yang dulunya tidak pernah tersentuh pembangunan. Tahun 2017 sudah dibangun sekolah, tahun 2018 ini akan dibangunka lagi musalah," ujar Apri, Selasa (11/9/2018).

Kondisi Pulau Pejantan di Kecamatan Tambelan yang sempat viral
Kondisi Pulau Pejantan di Kecamatan Tambelan yang sempat viral (tribunbatam/aminnudin)

Harus diakui, Pulau Pejantan salah satu pulau di Tambelan yang aksesnya sulit. Diperlukan waktu sekitar 8 jam perjalanan transportasi kapal laut rakyat dari Tambelan untuk sampai menuju ke pulau tersebut.

Camat Tambelan Hidayat mengatakan, sesuai dengan instruksi bupati, dalam waktu dekat akan dibangunkan musala di sana. Keberadaan mushola juga sebagai jawaban atas pengentasan masalah sosial kepada penduduk pulau yang terdiri dari 40 orang jiwa/14 KK.

Selain membangun musala, pemerintah desa juga merencanakan untuk menempatkan guru ngaji yang nantinya akan juga sekaligus tinggal di sana. Hal tersebut menurutnya sebagai bagian dari keberlangsungan terhadap pengentasan masalah sosial.

"Akan ada guru pendidikan dan guru ngaji yang akan menetap di sana. Guru SD untuk menunjang pendidikan dimana sarana sekolah sudah kita bangun sejak tahun 2017 yang lalu, dan guru ngaji dengan sarana musala yang akan kita bangun pada 2018 ini," kata Hidayat. (*)

Penulis: Aminnudin
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help