PILPRES 2019

Sandi Tersengat Cuitan Andi Arief: Yakinkan segera Mundur dari Gerindra

Sandi menegaskan kembali bahwa dirinya secara resmi telah keluar dari partai besutan Prabowo Subianto

Sandi Tersengat Cuitan Andi Arief: Yakinkan segera Mundur dari Gerindra
Tribunnews.com/Dennis Destryawan
Sandiaga Salahudin Uno menghadiri acara peluncuran Relawan Prabowo Sandi Digital alias PRIDE di kawasan Senayan, Jakarta Selatan, Kamis (6/9/2018) 

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA - Bakal Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno angkat bicara terkait cuitan Twitter Andi Arief soal kekhawatiran Partai Demokrat mengenai calon presiden dan wakil presiden yang berasal dari satu partai -- yakni Gerindra, besar sendirian.

Ia menegaskan kembali bahwa dirinya secara resmi telah keluar dari partai besutan Prabowo Subianto itu. Dirinya yang bersanding dengan Prabowo merupakan wujud dari kepentingan semua partai koalisi.

Baca: Ucapannya Tempe Setipis Kartu ATM, Sandiaga Uno : Jangan Mem-bully

Baca: Wasekjen Tegaskan Perintah SBY Jelas. Satu Kaki di Pileg dan Satu Kaki di Pilpres

Baca: Hotman Paris Hutapea Nyinyir Soal Roy Suryo, Nich Gua Kasih Rolex

"Saya sudah mundur dalam proses mengajukan pengunduran diri dari Partai Gerindra dan saya akan berdiri di atas semua kepentingan dan semua partai itu akan terwakili dalam koalisi kita. Ini adalah realita dari demokrasi," ungkap Sandiaga di Masjid Sunda Kelapa, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (11/9/2018).

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu yakin saat ini partai koalisinya sedang dalam suasana harmonis dan memiliki satu tujuan yakni pembangunan ekonomi yang lebih baik ke depannya.

"Dan kami yakin Prabowo-Sandi bersama semua mitra koalisinya dalam satu kesatuan akan teridentifikasi dengan program lapangan kerja dan program yang dekat dengan hati emak-emak yaitu memastikan harga-harga baik," tegasnya.

"Ini kan pertama kali Pileg dan Pilpres berlangsung bersamaan, jadi inovasi itu akan lahir. Dan saya yakin banyak orang cerdas, hebat, yang ada di masing-masing partai akan memastikan elektoral," pungkasnya.

Sebelumnya, Sekjen Partai Demokrat Andi Arief melalui akun media sosial twitternya @AndiArief__ mengatakan "PAN, PKS dan Demokrat di pemilu berbarengan berat. Di satu sisi sedang mencari dukungan agar partainya tetap lolos dan bertahan di Parlemen, di sisi lain harus mencari dukungan untuk Presiden dan wakilnya bukan dari partai sendiri. Harus ada seni agar Gerindra tak besar sendirian," ujarnya.(*)

Editor: Purwoko
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help