Sejarawan Peter Kasenda Meninggal Dunia, Sosoknya Dikenal Paling Fasih Sejarah Bung Karno

Peter Kasenda (61), ahli sejarah lulusan Universitas Indonesia ditemukan meninggal dunia di kediamannya, di Jalan Bukit Permai

Sejarawan Peter Kasenda Meninggal Dunia, Sosoknya Dikenal Paling Fasih Sejarah Bung Karno
peterkasendawordpress.com
Sejarawan Peter Kasenda 

TRIBUNBATAM.id, PONDOK GEDE - Peter Kasenda (61), ahli sejarah lulusan Universitas Indonesia ditemukan meninggal dunia di kediamannya, di Jalan Bukit Permai, Perumahan Jatikramat Indah, RT 06/06, Jatibening Baru, Pondok Gede, Kota Bekasi, Senin (10/9/2018).

Peter yang hidup sebatang kara di rumah tersebut diduga meninggal dunia sejak tiga hari lalu.

Saat ditemukan, jasadnya dalam keadaan sudah mengeluarkan bau tidak sedap.

Baca: Sejarawan Peter Kasenda Ditemukan Sudah Meninggal Dunia di Rumahnya, Begini Kronologinya

Baca: 7 Negara Berkembang Ini Rentan Jatuh Akibat Krisis Mata Uang. Indonesia Termasuk?

Baca: Sambut 1 Muharram 1440 H, Warga Batu Ampar Batam Gelar Pawai Obor

Teman dekat Peter, Atiek Mulad mengatakan, Peter terakhir kali berkomunikasi di grup Whatsapp pada, Selasa, 4 September 2018.

Biasanya setiap pagi hari, kebiasaan Peter selalu menyapa teman-teman di grup sesama alumni sejarah UI dengan foto-foto bangunan atau tempat bersejarah di Indonesia.

"Selasa (4/9), itu terakhir dia sapa teman-teman di grup, beliau memang kebiasaan setiap pagi selalu begitu, dia orangnya sejarawan banget," jelas Atiek saat dijumpai di kediaman Peter di Pondok Gede, Senin (10/9).

Kediaman Ahli sejarah UI Peter Kasenda yang ditemukan tewas di Kamarnya, Pondok Gede, Kota Bekasi, Senin (10/9/2018).
Kediaman Ahli sejarah UI Peter Kasenda yang ditemukan tewas di Kamarnya, Pondok Gede, Kota Bekasi, Senin (10/9/2018). (KOMPAS.com/-DEAN PAHREVI)

Menurut Atiek, Peter merupakan sosok yang bisa dibilang pemikir.

Namun ketika bersama teman-teman, dia merupakan orang yang menyenangkan dan sangat fasih dengan sejarah terutama sejarah tentang Bung Karno.

Buku-buku terkenal karya Peter Kasenda diantaranya, Hari-hari terakhir Soekarno (2012), Bung Karno Panglima Revolusi (2014), dan masih banyak lagi buku-buku sejarah yang ia tulis.

"Almarhum telah banyak menulis buku-buku tentang Bung Karno, beliau juga saat ini masih aktif mengajar di Universitas Bung Karno, dan menjadi staf di BPIP (Badan Pembinaan Ideologi Pancasila)," imbuhnya.

Halaman
12
Editor: nandarson
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help