Tragedi WTC 11 September, Duka Bagi Amerika Serikat yang Dijadikan Ladang Bisnis Tentara Bayaran

Tepat 17 tahun lalu tepatnya 9 September 2001, empat pesawat sipil dibajak apa yang disebut CIA sebagai serangan teroris

Tragedi WTC 11 September, Duka Bagi Amerika Serikat yang Dijadikan Ladang Bisnis Tentara Bayaran
(Time)
Tragedi 9/11 WTC

Bukan hanya fasilitas, Blackwater juga menyediakan pengawalan pribadi bagi pegawai pemerintahan pendudukan AS di Irak.

Rencananya berjalan mulus, pihak pengambil kebijakan AS memberikan kontrak bernilai jutaan dolar untuk Blackwater.

Personil tentara bayaran Blackwater bukanlah orang sembarangan.

Mereka adalah mantan pasukan khusus dari berbagai negara.

Sebut saja mereka pensiunan Navy Seal, SAS Inggris, US Ranger, hingga pasukan komando brutal asal Chile mantan tentara Augusto Pinochet.

Banyak alasan kenapa pemerintah AS memberikan kewenangan kepada Blackwater beroperasi di irak.

Satu, mereka bukan lagi tentara jadi tidak terikat dengan sumpah prajurit yang tidak bisa dituntut ke pengadilan militer jika melakukan kejahatan perang di Irak.

Dua, personil Blackwater sudah sangat terlatih, jadi pemerintah AS tidak perlu mendidik mereka dari nol lagi.

Tiga, bisa dikorbankan, Blackwater dipandang tak lebih dari aset yang bisa dikorbankan. Tak peduli sebanyak apapun personilnya mati, AS tak akan merasa kehilangan.

Empat, sedia lakukan operasi 'kotor' di medan perang sesuai kontrak. Seperti yang sudah dijelaskan di atas jika personil Blackwater bukan lagi tentara yang harus patuh dengan sumpah prajurit. Mereka bakal tega melakukan berbagai kejahatan perang seperti pembantaian rakyat sipil Irak, penculikan, dan perbuatan kriminal lainnya yang tak mungkin dilakukan militer resmi AS.

Halaman
1234
Editor: Agus Tri Harsanto
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved