Objek Wisata Instagramable di Kepri

Wisata Batam - Wisata Sejarah Pengungsi Vietnam di Pulau Galang Batam

Kampung Vietnam atau lebih dikenal dengan Camp Vietnam di Pulau Galang, Batam, masih menjadi tempat pilihan wisatawan mancanegara maupun lokal

Wisata Batam - Wisata Sejarah Pengungsi Vietnam di Pulau Galang Batam
TRIBUNBATAM.id/IAN PERTANIAN
Kera di Objek Wisata Camp Vietnam, di Pulau Galang, Batam 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Suasana tempo dulu, dengan rumah kosong tidak terawat yang banyak menyimpan misteri, rasanya gambaran itulah yang terlintas dibenak pengunjung saat datang ke Camp Vietnam.

Kampung Vietnam atau lebih dikenal dengan Camp Vietnam yang berada di Pulau Galang, Batam, saat ini menjadi tempat yang menjadi pilihan wisatawan mancanegara maupun lokal untuk mengisi hari libur mereka.

Berkunjung kemari tidak perlu merogoh kantong terlalu dalam, sebab tiket masuk ke sana hanya dikenakan Rp 5.000 perorang ditambah uang parkir untuk sepeda motor sebesar Rp 5.000.

Objek Wisata Camp Vietnam, di Pulau Galang, Batam
Objek Wisata Camp Vietnam, di Pulau Galang, Batam (TRIBUNBATAM.id/IAN PERTANIAN)

Baca: Wisata Batam Kekinian - Ayo, Berburu Sunset di Tebing Langit Sekupang

Baca: VIDEO - Tebing Langit Sekupang Batam, Melihat Keindahan Batam dari Ketinggian

Baca: Wisata Batam - Ocarina, Tempat Seru Mengisi Liburan di Tengah Kota

Sedangkan uang parkir untuk kendaraan roda empat seharga Rp 12 ribu rupiah.

Di dalam kawasan wisata camp Vietman pengunjung bebas mau parkir dimana dan bebas mengunjungi semua tempat bersejarah yang ada di dalamnya.

Kawasan camp Vietnam saat ini di kelola oleh Badan Pengusahaan (BP) Batam. Lokasi dibuka setiap hari mulai dari pukul 07.00WIB hingga pukul 17.00WIB.

Meski terkesan menyeramkan, tidak perlu khawatir untuk bertamasya ke Camp Vietnam.

Sebab, cukup banyak peninggalan sejarah pengungsi Vietnam yang bisa menjadi objek wisata di sana.

Pengelola pun sudah memberikan petunjuk arah jalan yang jelas di dalam kawasan, untuk memudahkan pengunjung yang ingin melihat lihat peninggalan sejarah itu.

Objek Wisata Camp Vietnam, di Pulau Galang, Batam
Objek Wisata Camp Vietnam, di Pulau Galang, Batam (TRIBUNBATAM.id/IAN PERTANIAN)

Akses jalan di dalam kawasan pun sudah mulus karena sudah diperbaiki.

Satu hari tidak cukup rasanya berwisata di Camp Vietnam yang luasnya kurang lebih 80 hektar itu.

Dulunya Camp Vietnam dihuni lebih dari 250.000 pengungsi dari Vietnam.

Banyak tempat bersejarah yang bisa dikunjungi dilokasi tersebut mulai dari tempat Ibadah, museum, barak rumah sakit dan juga sekolah.

Di sana juga terdapat tempat karantina dan pemakaman, konon ceritanya saat berada di pengungsian ada wabah penyakit menular yang diderita para pengungsi sehingga membuat mereka harus dikarantina terlebih dulu.

Belajar sejarah di lokasi CamP Vietnam para pengunjung bisa merasakan betapa sakit dan perihnya derita yang dialami pengungsi sebelum sampai ke Pulau Galang.

Banyak sekali kisah tragis dan memilukan yang menimpa para pengungsi di kampung vietnam Pulau Galang.

Mereka yang menjadi korban kekejaman perang ini melarikan diri dari negaranya dengan menggunakan kapal-kapal kayu yang menampung 40-100 orang.

Kuburan pengungsi di Objek Wisata Camp Vietnam, di Pulau Galang, Batam
Kuburan pengungsi di Objek Wisata Camp Vietnam, di Pulau Galang, Batam (TRIBUNBATAM.id/IAN PERTANIAN)

Selama berbulan-bulan mereka terombang ambing di tengah ganasnya Laut Cina Selatan.

Bayangkan saja sebuah kapal kayu kecil yang penuh sesak dengan manusia mencoba mengarungi ganasnya Laut Cina Selatan.

Tak terhitung jumlah mereka yang tewas di tengah laut, terdampar di pulau dan mati kelaparan.

Namun ada juga beberapa pengungsi yang selamat mencapai daratan.

Selama belasan tahun mereka tinggal di camp pengungsian Galang.

Interaksi mereka dengan dunia luar sangat dibatasi guna menghindari tersebarnya penyakit Vietnam Rose (sebutan untuk penyakit kelamin yang dikenal semasa perang vietnam).

Objek Wisata Camp Vietnam, di Pulau Galang, Batam
Objek Wisata Camp Vietnam, di Pulau Galang, Batam (TRIBUNBATAM.id/IAN PERTANIAN)

Di lokasi Camp Vietnam selain fasilitas kesehatan dan sekolah ada juga penjara didirikan sebagai tempat para pengungsi yang melakukan tindakan kejahatan mulai dari pencurian dan pemerkosaan.

Sakitnya penderitaan di dalam camp pengungsian membuat banyak dari pengungsi yang melakukan tindakan kejahatan pemerkosaan secara brutal.

Untuk mengenang kejamnya tindakan pemerkosaan yang dilakukan oleh para pengungsi di dekat pintu masuk camp dibangun sebuah patung yang diberi nama Humanity Statue atau patung kemanusiaan.

Patung ini didirikan untuk mengenang kisah tragis dan memilukan seorang perempuan bernama Tinhn Han Loai yang mati bunuh diri karena tidak sanggup menahan malu.

Masih banyak lagi sejarah yang bisa didapat saat berkunjung ke Camp Vietnam di Pulau Galang Kota Batam.

Catat Sejarah Kemanusiaan di Batam

Foto-foto pengungsi di Objek Wisata Camp Vietnam, di Pulau Galang, Batam
Foto-foto pengungsi di Objek Wisata Camp Vietnam, di Pulau Galang, Batam (TRIBUNBATAM.id/IAN PERTANIAN)

Kota Batam selama ini terkenal sebagai kota industri, tetapi dibaliknya siapa sangka Batam juga memiliki sejumlah tempat wisata, bahkan tempat wisata yang bersejarah.

Antara tahun 1975 sampai dengan 1979 Batam mencatat sejarah dengan ikut dalam misi penyelamatan pengungsi Vietnam saat terjadi perang saudara di negara mereka.

Sejarah yang mencatat penyelamatan pengungsi tersebut berada tepat di Pulau Galang yang jaraknya dari Pulau Batam kurang lebih sekitar 60 kilometer yang bisa ditempuh dari pusat kota Batam kurang lebih 1,5 jam perjalanan.

Saat ini bekas pengungsian Vietnam tersebut dikenal oleh masyarakat dunia sebagai Camp Vietnam.

Pemerintah Kota Batam dan Badan Pengusahaan Batam (BP) kinipun melestarikan lokasi tersebut sebagai tempat wisata sejarah Batam.

Selain tempat wisata sejarah, Camp Vietnam juga tercatat sebagai wisata Religi kota Batam, pasalnya di lokasi camp Vietnam juga banyak peninggalan sejarah religi.

Kera di Objek Wisata Camp Vietnam, di Pulau Galang, Batam
Kera di Objek Wisata Camp Vietnam, di Pulau Galang, Batam (TRIBUNBATAM.id/IAN PERTANIAN)

Di antaranya tempat ibadah umat kristiani Gereja Katolik Nha Tho Duc Me Vo Nhiem, Gereja Protestan, dan Mushola.

Tempat ibadah yang paling banyak dikunjungi wisatawan asing adalah Vihara Quan Am tu, atau yang akrab disebut dengan Pagoda Biksu.

Para wisatawan banyak mengunjungi lokasi tersebut karena di dalam tempat ibadah tersebut berdiri kokoh patung Quan Im, di atas kepala naga dan diapit oleh dua pengawal.

Tempat ibadah Vihara pagoda Biksu tersebut berada persis di pintu masuk Camp Vietman, hanya berjarak 150 meter dari gerbang camp Vietnam.

Objek Wisata Camp Vietnam, di Pulau Galang, Batam
Objek Wisata Camp Vietnam, di Pulau Galang, Batam (TRIBUNBATAM.id/IAN PERTANIAN)

Pengurus Vihara, Ationg, yang mendampingi Biksu yang bertugas di dalam Vihara Pagoda mengatakan sampai saat ini banyak wisatawan yang datang beribadah ke pagoda Biksu.

"Di sini kita juga menyediakan kertas ibadah dan perlengkapan ibadah lainnya,"kata Ationg.

Berkunjung ke pagoda Biksu, pengunjung akan puas karena bisa melihat peninggalan dan kreatifitas para pengungsi zaman dulu dimana selain patung Quan Im, banyak juga patung dewa lainnya.

Di beberapa area lainnya, banyak juga patung yang sengaja dibangun oleh pengelola untuk bisa dilihat oleh para pengunjung yang datang ke sana.(ian)

Penulis: Ian Pertanian
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved