BATAM TERKINI

2.000 Apoteker se-Indonesia Berkumpul di Batam Ikuti Rakernas Hisfarsi

Batam menjadi tuan rumah PIT dan Rakernas Hifarsi Ikatan Apoteker Indonesia diikuti 2.000 apoteker.

2.000 Apoteker se-Indonesia Berkumpul di Batam Ikuti Rakernas Hisfarsi
TRIBUNBATAM.id/DEWANGGA

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Batam, Kepri menjadi tuan rumah pelaksanaan Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) dan Rapat Kerja Nasional (rakernas) Himpunan Seminat Farmasi Rumah Sakit Indonesia (HISFARSI), Ikatan Apoteker Indonesia.

Selama tiga hari sejak 12-14 September 2018, lebih kurang 2.000 apoteker dari berbagai daerah di Indonesia, berkumpul di Batam.

Tepatnya di Harmonie One Hotel di Batam Center, tempat diselenggarakannya kegiatan tersebut.

Kegiatan dibuka Gubernur Kepri, Nurdin Basirun.

Ketua pengurus pusat HISFARSI, Amrizal mengatakan, kegiatan ini penting bagi peningkatan kompetensi para apoteker yang bekerja di rumah sakit.

Pada kegiatan PIT, akan diisi dengan simposium dan workshop.

Menghadirkan narasumber yang profesional di bidangnya.

Baca: 7 Hari Lagi Dibuka, Pendaftaran CPNS di sscn.bkn.go.id, Ikuti Simulasi CAT BKN. Catat Jadwalnya

Baca: Sisakan Trauma, Beginilah Detik-detik Kecelakaan Bus Maut di Sukabumi Kesaksian Korban Selamat

Baca: Rumah Terkepung Tembok Tetangga, Selama 1,5 Bulan Eko Terpaksa Lompat Tembok saat Keluar

Tema yang diangkat dalam rangkaian kegiatan itu, yakni '"Improving Patient Outcome Through Quality Pharmaceutical Care and Interprofessional Collaboration".

"Tujuan akhirnya, kita harapkan kompetensi teman-teman apoteker bisa meningkat," kata Amrizal kepada Tribun, Selasa (11/9/2018).

Tak kalah penting, diharapkan tenaga apoteker bisa berkolaborasi dengan tenaga kesehatan dan medik lainnya, dalam pelayanan kesehatan kepada pasien.

Terutama di era Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) seperti saat ini.

Sebagaimana tema yang diangkat, peningkatan pelayanan kefarmasian kepada pasien dan kolaborasinya.

"Era sekarang sudah berubah. Kalau dulu semua pelayanan ke pasien didominasi teman-teman di medik, dokter. Sekarang pengobatan, medik dan terapi perlu berkolaborasi. Dengan begitu pelayanan bisa betul-betul dirasakan pasien," ujarnya.

Hal penting lainnya juga menyangkut dari sisi keamanan obat yang diberikan. Baik kepada pasien maupun petugas.

Aman penggunaan obat tepat dari segi pemilihan obat dan dosisnya, dan lain sebagainya, yang berujung pada kesembuhan pasien.

"Ini kaitannya dengan efisiensi, dalam artian obat yang diberikan benar-benar diperlukan. Dari sisi biaya bisa diminimalkan, ini juga untuk mendukung program JKN," kata Amrizal.

Bersamaan dengan PIT, juga digelar rakernas untuk membuat program-program ke depan terkait pelayanan kefarmasian di rumah sakit, seperti sosialisasi, edukasi dan lain sebagainya.

Ada yang menarik dari kegiatan HISFARSI di Batam ini.

Momen ke Batam, dimanfaatkan peserta untuk berwisata ke tempat-tempat wisata terdekat, baik itu di Batam dan sekitarnya, Bintan, bahkan juga bisa melancong ke negeri jiran, seperti Singapura dan Malaysia.

Mereka akan berwisata, usai kegiatan PIT dan rakernas HISFARSI selesai.

"Pak wali kota berharap orang yang datang ke Batam bisa berwisata juga di Batam. Ya, ada paketnya ke Pulau Rano. Usai kegiatan, peserta banyak yang memilih berwisata dulu sebelum pulang ke daerahnya," kata Ketua Pengurus Daerah Ikatan Apoteker Indonesia Kepri, Ali Chozin. (*)

Penulis: Dewi Haryati
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help