Jembatan Amblas di Malaysia Makan Korban, Pengendara Terjerembab ke Sungai

Sebuah jembatan beton di Jalan Taman Serdang, Kulim, negara bagian kedah, Malaysia, amblas dan menewaskan pengendara di atasnya

Jembatan Amblas di Malaysia Makan Korban, Pengendara Terjerembab ke Sungai
The Star
Jembatan yang amblas di wilayah Serdang, Kedah-BandarBahru, Malaysia. 

TRIBUNBATAM.id, KULIM - Sebuah jembatan beton di Jalan Taman Serdang, Kulim, negara bagian kedah, Malaysia, amblas dan menewaskan dua orang di atasnya, Senin (10/9/2018) malam.

Dua korban tersebut masih remaja berusia 17 tahun, jatuih ke sungai saat melintas di atas jembatan tersebut. 

Keduanya terkubur oleh bongkahan beton jembatan yang amblas, demikian dilaporkan The Star Malaysia.

Media tersebut melaporkan, saat peristiwa terjadi, dua remaja tersebut melintas di atas jembatan yang panjangnya 5 meter tersebut. 

Muhammad Haikal Hakimi Mohd Noor dan temannya Mohamad Haziq Ishak dilaporkan tewas dan jasadnya ditemukan beberapa jam setelah kejadian.

Jembatan yang menghubungkan kota Serdang dan Taman Serdang itu runtuh sekitar pukul 22.00 malam waktu setempat.

Menurut Deputi OCPD Bandar Baharu, Supt Baruddin Wariso, pengendara sepeda motor lain yang sedang melakukan perjalanan di jalan itu berhenti di dekat jembatan ketika dia melihat ada yang tidak beres.

"Setelah mencapai bagian dan menemukan ada bagian jembatan yang hilang, mereka menghentikan sepeda motornya," katanya.

Belum ada keterangan bagaimana kedua remaja itu bisa melintas di saat pengendara lainnya berhenti di sisi jembatan karena kondisi di kawasan itu gelap.

"Kami percaya jembatan sudah runtuh ketika anak-anak tersebut tiba di sana karena ada kerusakan parah di bagian depan sepeda motor mereka," katanya.

Baruddin mengatakan polisi masih memintai keterangan saksi mata dan penyelidikan sedang berlangsung.

Jasad Muhammad Haikal ditemukan dari puing-puing pukul 12.15 siang sementara Mohamad Haziq ditemukan lima menit kemudian.

Jembatan itu dibangun sekitar 20 tahun yang lalu, diduga tergerus akibat banyaknya hujan dan banjir dalam beberapa tahun terakhir.

Tetapi, saat jembatan runtuh, tidak ada hujan di kawasan tersebut, namun hujan memang terjadi di hulu sungai, wilayah Terap.

Akibat putusnya jembatan itu, sekitar seribuan warga di kawasan Taman Serdang harus berjalan memutar ke jalur alternatif.

Penulis: Alfian Zainal
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help