Prasasti Jaman SBY di Bandara Lombok Dibongkar, SBY : Saya Tidak Punya Hak Menghalangi

Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memberikan tanggapan terkait kabar pembongkaran prasasti peresmian Bandara Internasional Lombok

Prasasti Jaman SBY di Bandara Lombok Dibongkar, SBY : Saya Tidak Punya Hak Menghalangi
KOMPAS.COM
SBY 

Awalnya, Andi Arief mengunggah foto berita cetak yang berisi pernyataan pengurus Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) NTB yang mendukung pergantian nama BIL namun tidak setuju dengan pembongkaran prasasti peresmian yang sudah ada.

Berita harian lokal Nusa Tenggara Barat (NTB) itu menyebutkan, prasasti peresmian yang ada di areal terminal akan dibongkar karena berubahan nama, dan akan digantikan dengan prasasti baru yang akan ditandatangani Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Sampai segininya mau mengubur jejak sejarah," tulis Andi Arief, melalui akun Twitter-nya, @AndiArief__, Rabu (12/9/2018).

Andi Arief juga mempertanyakan apakah hal tersebut merupakan upaya Presiden Jokowi untuk mengklaim pembangunan yang dilakukan Presiden terdahulu.

"Saya gak habis pikir sampai ada upaya jokowi untuk mengklaim pembangunan infrastruktur yang dibangun oleh Presiden terdahulu dengan cara mengganti prasastinya.

Mafia nomor wahid dunia saja tak pernah punya pikiran dan cara ini.

Modus baru, ganti nama bandara agar bisa ada tanda tangan Jokowi," kicaunya.

Lebih lanjut, Andi Arief bahkan menulis sindiran-sindiran lainnya untuk Jokowi agar sekalian mengganti nama Bandara Soekarno-Hatta.

"Pak Jokowi, apakah anda tidak punya rasa malu mau mengganti prasasti Bandara Lombok dengan prasasti baru bertandatangan anda?

SEKALIAN saja Bandara Soekarno-Hatta diganti namanya jadi Bandara Bung Karno-Bung Hatta, biar prasasti jaman Pak Harto diganti jadi prasasti yang ditandatangani Jokowi," unggahnya.

Halaman
123
Editor: Agus Tri Harsanto
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved