BATAM TERKINI

Siswa SPN Dirgantara Diborgol, Kepala Sekolah Tuding Wartawan Provokator

Maaf sebelumnya, memang bahasa saya agak keras. Sengaja saya undang rekan-rekan wartawan ke sini agar tidak lagi menjadi Provokato

Siswa SPN Dirgantara Diborgol, Kepala Sekolah Tuding Wartawan Provokator
TRIBUNBATAM/EKO SETIAWAN
Susila Dewi Kepala SPN Dirgantara dalam konfrensi pers yang menuding wartawan sebagai provokator pemberitaan, Rabu (12/9/2018) 

TRIBUNBATAM.id, BATAM-Konfrensi pers yang digelar Sekolah Penerbangan Nasional (SPN) Dirgantara Batam, diwarnai protes pihak sekolah dan wartawan. Adu mulut pun antara kedua pihak tidak terhindar, atas berita yang diterbitkan sejumlah media terkait salah satu siswa SPN Dirgantgara diborgol dan di tahan.

Wartawan yang hadir dalam konfrensi pers itu tidak terima atas pernyataan Susila Dewi Kepala Sekolah SPN Dirgantara Batam yang menuding media sebagai provokator dalam menyajikan informasi kepada masyarakat.

"Maaf sebelumnya, memang bahasa saya agak keras. Sengaja saya undang rekan-rekan wartawan ke sini agar tidak lagi menjadi Provokator antara pihak sekolah dan keluarga RS," sebut Susila Dewi dengan suara tinggi.

Bahkan Susila menyebutkan, pemberitaan beberapa hari ini membuat situasi semakin memperburuk.

"Stop untuk pemberitaan ini. Jangan ditulis lagi," sebutnya.

Baca: Siswa SPN Digantara Diborgol Jadi Perhatian KPAI, Elvina Akan Turun ke Batam

Baca: Ini Alasan Siswa SPN Digantara Diborgol, Kapolres Barelang Bantah Adanya Persekusi

Baca: Siswa SPN Digantara Dihukum Jalan Jongkok Dengan Tangan Diborgol, Ini Penjelasan KPPAD

Selain mengatakan Provokator dan mengintimidasi, wartawan juga dituding memberitakan tanpa ada konfirmasi yang jelas. Padahal, saat kejadian pihak sekolah enggan untuk di wawancarai. Bahkan beberapa Siswa yang ada saat itu, sempat melarang wartawan melakukan peliputan.

Mendengar pernyataan tersebut Gusti Yennosa Wartawan MNC Group langsung melakukan Protes. Ia merasa Kepala sekolah dalam hal ini melakukan intevensi dan menyebut media sebagai provokator.

"Kita diundang ke sini, datang ke sini untuk meminta penjelasan dari pihak sekolah. Jangan bilang kami ini Provokator. Kalau seperti ini mendingan saya keluar," sebut Gusti.

Kemudian satu persatu wartawan yang ada disana juga meninggalkan ruangan terasebut. Sebagian wartawan yang merasa kecewa langsung pulang dan meninggalkan undangan konfrenai pers yang digelar pihak SPN Dirgantara.(koe)

Penulis: Eko Setiawan
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help