Anambas Terkini

Banyak Perusahaan di Anambas Terancam Kena Sanksi. Ternyata Masalahnya Cuma Sepele

Sejumlah perusahaan yang ada di Anambas terancam terkena sanksi Peraturan Pemerintah nomor 86 tahun 2013.

Banyak Perusahaan di Anambas Terancam Kena Sanksi. Ternyata Masalahnya Cuma Sepele
TRIBUNBATAM/THOM LIMANHEIN
Ilustrasi. Effi Yulisna, Kepala Bidang Kepesertaan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan Cabang Tanjungpinang menunjukan aplikasi mobile JKN dan mengajak masyarakat untuk mendownload aplikasi mobile JKN 

TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS - Sejumlah perusahaan yang ada di Anambas terancam terkena sanksi Peraturan Pemerintah nomor 86 tahun 2013.

Itu setelah perusahaan yang bergerak pada bidang konstruksi ini banyak yang belum mendaftarkan anggotanya di Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

Baca: BPJS Belum Bayar Klaim Kesehatan, Rumah Sakit Terpaksa Tunda Bayar Karyawan Honorer

Baca: Beri Perlindungan ke Pekerja Rentan, Britoil Offshore Indonesia Gunakan Program GN Lingkaran BPJS TK

Baca: Kemenpan Tolak Pengajuan 450 Formasi CPNS Pemkab Karimun. Ternyata Yang Dikabulkan Cuma Ini

Deby Mersah Kepala BPJS Kesehatan Anambas mengatakan sanksi berupa denda hingga penarikan sejumlah izin telah diatur berdasarkan Peraturan Pemerintah itu.

"Sesuai Peraturan Pemerintah, pemberi kerja selain mendaftarkan anggota ke BPJS Ketenagakerjaan, juga mendaftarkan anggotanya ke BPJS Kesehatan," ujarnya Kamis (13/9/2018).

Ia menambahkan, meski sejumlah perusahaan tidak menetap di Anambas, namun keikutsertaan anggota untuk masuk sebagai peserta mandiri diperlukan. Menurutnya, langkah ini sebagai antisipasi bagi tenaga kerja terkena musibah. Musibah yang dimaksud, tidak hanya saat kecelakaan kerja semata, namun juga penyakit yang bisa saja menyerang tenaga kerja.

"Harapannya, dengan adanya BPJS Kesehatan, dapat membantu sesama dan meringankan beban. Oleh karena itu, kami mengimbau kepada pemberi kerja untuk bisa mendaftarkan anggotanya ke BPJS Kesehatan," ungkapnya.

Ia pun juga mengapresiasi sejumlah perusahaan seperti resort yang sudah beroperasi di Anambas yang mendaftarkan pekerjanya ke BPJS Kesehatan Anambas. Tidak hanya itu, beberapa badan usaha mikro di Anambas pun, juga mendaftarkan pekerjanya ke BPJS Kesehatan.

"Ada juga yang sudah mendaftarkan pekerjanya kepada kami. Kami berharap, hal ini dapat diikuti oleh pelaku usaha yang lainnya termasuk wiraswasta yang ada di Anambas," ungkapnya.(*)

Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: Ucu Rahman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved