Tanjungpinang Terkini

Pemprov Kepri Ajukan Tambahan Formasi ke Pemerintah Pusat. Ternyata Ini Alasannya

Keluhan pegawai tidak tetap (PTT) yang sudah bertahun-tahun di Pemprov Kepri sampai juga di telinga Gubernur.

Pemprov Kepri Ajukan Tambahan Formasi ke Pemerintah Pusat. Ternyata Ini Alasannya
tribunnewsbatam.com/ist
Ilustrasi. BKKBN menggelar pelayanan KB Gratis dengan bekerjasama dengan BP2KB Kota Batam.

TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG - Keluhan pegawai tidak tetap (PTT) yang sudah bertahun-tahun di Pemprov Kepri sampai juga di telinga Gubernur H Nurdin Basirun dan Wakil Gubernur Kepri Isdianto.

Nasib dari para pegawai tersebut akan diperhitungkan oleh Pemprov Kepri ketika ada penerimaan CPNS nanti.

Isdianto mengatakan nasib PTT ini sudah dibahas oleh Gubernur, Wakil Gubernur dan Sekdaprov Kepri.

Baca: CPNS 2018 - Para PTT Minta Diangkat PNS Tanpa Tes, Ini Jawaban Sekdaprov Kepri

Baca: Heboh! Kebijakan THR Bupati Anambas Bikin PTT Serba Salah! Ini Pemicunya!

Baca: Heboh! Pegawai PTT Anambas Kena Razia di Tempat Hiburan Malam Pinang, Ini Reaksi Pemkab!

"Kami sudah membahas tentang nasib PTT ini. Tentu nasib mereka akan kita perhitungkan," ungkap Isdianto kepada TRIBUNBATAM.id, Kamis (13/9/2018) sore.

Isdianto menjelaskan, para PTT akan diangkat menjadi CPNS oleh Pemprov Kepri. Namun, semuanya itu tetap dilakukan secara berkala dan tidak bisa serentak. Pemprov Kepri sedang membuat klarifikasi para PTT itu seturut usia, ijazah dan lama masa kerja.

"Tentu tidak bisa semua langsung diangkat. Tentu sebagian dulu diangkat; yang lain kemudian," ungkap Isdianto.

Pemprov Kepri mendapat 192 formasi untuk penerimaan CPNS kali ini. Jumlah ini terbilang sangat sedikit jika dibandingkan dengan formasi yang diajukan sebanyak 400 lebih.

Menanggapi pengurangan formasi itu, Isdianto memastikan, Pemprov Kepri akan meminta pemerintah pusat menambah jatah formasi. Hal ini berlatarbelakang dari kondisi Kepri yang terdiri dari lautan.

"Kita tentu membutuhkan banyak tenaga guru, kesehatan dan teknis," tegas Wakil Gubernur Kepri ini.(*)

Penulis: Thom Limahekin
Editor: Ucu Rahman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help