Pura-pura Tawarkan Tumpangan, Tukang Ojek Perkosa dan Aniaya Siswi SMA di Tengah Hutan

Seoran siswi SMA menjadi korban pemerkosaan dan penganiayaan oleh seorang tukang ojek.

Pura-pura Tawarkan Tumpangan, Tukang Ojek Perkosa dan Aniaya Siswi SMA di Tengah Hutan
Istimewa
ilustrasi pencabulan 

TRIBUNBATAM.id, BAJAWA - Nasib nahas menimpa VA (17), siswi salah satu SMA di Nagekeo, Nusa Tenggara Timur ( NTT).

VA dicabuli seorang pria berinisial FL (21) yang tak lain merupakan tukang ojek yang memberinya tumpangan pulang.

Kapolres Ngada AKBP Firman Affandi mengatakan, VA diperkosa usai pulang dari sekolahnya.

Kejadian itu bermula ketika VA bersama seorang temannya berinisial Y (15) pulang dari sekolah mereka.

Saat keduanya sedang berjalan, datanglah pelaku FL dengan mengendarai sepeda motor dari arah depan dan menawarkan tumpangan.

Baca: 6 Hari Lagi Pendaftaran CPNS 2018 di sscn.bkn.go.id. Simak Jadwal, Formasi dan Waktu Pengumuman

Baca: Status Pajak Kendaraan Dua Tahun Mati. Apakah Dihapus dari Regident, Berikut Penjelasan Dirlantas

"Pelaku yang berprofesi sebagai ojek, menawarkan tumpangan untuk VA dan temannya untuk pulang ke rumah mereka," ungkap Firman kepada Kompas.com, Rabu (12/9/2018) malam.

Korban dan temannya yang memang sudah kenal dengan pelaku, kata Firman, sehingga keduanya kemudian naik sepeda motor tersebut.

Dalam perjalanan, pelaku kemudian menurunan Y di dekat lapangan Berdikari Danga.

"Pelaku lalu membawa korban ke tengah hutan dan memperkosa korban,"ucapnya.

Selain memperkosa, pelaku juga menganiaya korban, sehingga mengalami luka dan lebam.

Usai melakukan perbuatan bejatnya, pelaku kemudian mengantarkan ke rumah nenek korban.

Korban pun menceritakan semua kejadian itu kepada nenek dan keluarganya.

Mereka pun sepakat melaporkan pelaku ke Polsek Aesesa.

"Polisi yang menerima laporan, kemudian bergerak cepat dan menangkap pelaku. Saat ini pelaku telah diamankan di Polsek Aesesa," tutupnya.

*Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pulang Sekolah, Seorang Siswi SMA Diperkosa dan Dianiaya Tukang Ojek "

Editor: Tri Indaryani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help