BATAM TERKINI

Ada 27.315 Pemilih Milenial di Batam, Ini Pesan KPU Batam Sebelum Mereka Ikut Nyoblos

KPU Kota Batam mencatat ada sebanyak 27.315 peserta pemilu pemula atau pemilih milenial di Kota Batam.

Ada 27.315 Pemilih Milenial di Batam, Ini Pesan KPU Batam Sebelum Mereka Ikut Nyoblos
Logo Pemilu 2019 

TRIBUNBATAM.id,BATAM - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batam mencatat ada sebanyak 27.315 peserta pemilu pemula di Kota Batam.

Hal ini diketahui dari data yang diterima KPU dari Disdukcapil Kota Batam.

Komisioner Divisi Teknis KPU Batam, Zaki Setiawan menuturkan dari data sebanyak 27.315 pemilih pemula ini ada yang usianya 17,18 dan 19 tahun.

"Jadi pemilih pemula atau yang juga sekarang ini disebut Mellennial itu ada sebanyak 27.315 penduduk di Kota Batam yang tercatat dari data Daftar Pemilih Tetap yang sudah kita tetapkan beberapa waktu lalu," tutur Zaki, Jumat (14/9/2018).

Zaki menyampaikan, sebagai pemilih pemula yang tergolong aktif di media sosial, perlu lebih cerdas dalam memilih sumber-sumber resmi, informasi informasi resmi.

Baca: LOKER BATAM HARI INI - 3 Info Lowongan Kerja, Perusahaan Properti Butuh Manajer Marketing

Baca: 5 Hari Lagi Dibuka, Bagaimana Cara Daftar CPNS 2018 Lewat sscn.bkn.go.id? Simak Yuk Tahapannya

Baca: Apa Itu Puasa Asyura dan Kapan Dilakukan saat Muharram? Simak Pembahasannya Berikut Ini

"Kita harapkan pemilih pemula ini tidak ikut dalam kegiatan kampanye hitam yang berpotensi menimbulkan hoax, dan tidak ikut mendistribusikan informasi hoax sembarangan," terang Zaki.

Zaki memberitahu, bahwa generasi mellennial perlu menjadi pemilih cerdas. Sebab satu suara akan menentukan nasib bangsa.

"Jadi bagi pemilih pemula percayakan segala informasi yang berhubungan dengan Pemilu hanya di situs resmi. Di mana pemilih pemula bisa cek di akun facebook resmi "Kpu Batam" atau websitenya kpud-batamkota.go.id," ungkapnya.

Zaki juga menegaskan bahwa pemili pemula harus memilih sesuai hati nurani bukan karena iming-iming atau faktor faktor tertentu. Tetapi bisa mempertimbangkan sesuai hati nurani masing-masing.

Selain itu, pemilih pemula juga harus bisa merekam jejak calon kandidat karena ini penting apakah yang dipilih bisa menyuarakan suara hati masyarakat.

"Jadi pemilih pemula harus memang benar harus melihat dulu calon yang dipilihnya bisa menampung aspirasi dan menyuarakan suara masyarakat, dan tidak golput. Karena ketika kita golput, kita tidak dapat memberikan kontribusi terhadap proses demokrasi yang berkualitas,"jelasnya. (*)

Penulis: Alfandi Simamora
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved