BATAM TERKINI

Dishub Segera Sosialisasikan Parkir Drop Off 15 Menit tak Dipungut Biaya

Peraturan baru terkait penyelenggaraan pajak dan retribusi parkir di Kota Batam hingga saat ini belum diterapkan seluruhnya.

Dishub  Segera Sosialisasikan Parkir Drop Off 15 Menit tak Dipungut Biaya
Tribunbatam. id
Rustam Efendi Kadishub 

TRIBUNBATAM.id, BATAM- Peraturan baru terkait penyelenggaraan pajak dan retribusi parkir di Kota Batam hingga saat ini belum diterapkan seluruhnya. Kendatipun perda tersebut sudah disetujui Gubernur Kepri dan Kementerian Dalam Negeri, beberapa waktu lalu.

Ketentuan yang paling ditunggu-tunggu masyarakat dari keberadaan perda itu, yakni mengenai drop off 15 menit di parkir khusus. Seperti di mal, pelabuhan, bandara, rumah sakit, maupun pihak lainnya.

Di sini masyarakat diuntungkan. Lantaran jika mengacu pada ketentuan baru di perda itu, masyarakat tidak dikenakan biaya parkir, apabila masuk dan keluar area layanan parkir selama 15 menit.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam, Rustam Efendi mengatakan, sosialisasi terkait drop off itu memang belum dilakukan pihaknya ke pengelola parkir khusus.

Baca: Terkiat Drop Out Parkir, Amsakar Akan Sosialisasi Selama 3 Bulan

Baca: Aturan Baru! Naik Turunkan Penumpang 15 Menit Tak Perlu Bayar Parkir

Baca: Kini Parkir 15 Menit Tak Perlu Bayar, Ini Dasar Hukumnya!

"Perdanya belum dikasih nomor. Kalau sudah ada nomor, baru kita surati. Dari situlah dasarnya untuk pembebasan biaya parkir drop off 15 menit," kata Rustam, Jumat (14/09/2018).

Ia mengakui, dari penerapan pasal terkait drop off itu, pasti akan berdampak bagi pengurangan realisasi pajak parkir yang masuk ke kas daerah Kota Batam.

"Tapi soal itu coba ditanyakan ke BP2RD (Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah)," ujarnya.

Senada dengan Rustam, Kepala BP2RD Kota Batam, Raja Azmansyah mengatakan, pengelola parkir khusus belum menerapkan ketentuan drop off saat ini. Lantaran lembaran daerahnya belum keluar. Selain itu juga belum disosialisasikan Dinas Perhubungan.

"Sosialisasinya oleh Dishub. Tapi dari kami juga akan komunikasi ke mitra secure parking," kata Azmansyah.

Sejak persetujuan perda parkir itu dilakukan, lanjutnya, BP2RD sudah menginformasikan hal tersebut kepada rekanan. Adapun penghitungan potensi pajak parkir yang berkurang karena penerapan ketentuan drop off ini, prediksi sementaranya berkisar 20-30 persen dari target pajak parkir.

"Mereka belum terapkan karena lembaran daerahnya belum keluar dan belum disosialisasikan Dishub," ujarnya. (wie)

Penulis: Dewi Haryati
Editor: Sihat Manalu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved