Mantan Pejabat PSSI Ungkap Gaya Hidup Luis Milla Selama Jadi Pelatih Timnas Indonesia

Hanif mengatakan bahwa Luis Milla merupakan sosok pria yang sederhana dan jauh dari gaya hidup mewah.

Mantan Pejabat PSSI Ungkap Gaya Hidup Luis Milla Selama Jadi Pelatih Timnas Indonesia
FERNANDO RANDY/BOLASPORT.COM
Pelatih Timnas U-23 Indonesia, Luis Milla, mencoba menenangkan para pemainnya dari tepi lapangan pada laga Grup A Asian Games 2018 versus Palestina di Stadion Patrtiot, 15 Agustus 2018. 

TRIBUNBATAM.id - Mantan Direktur Hubungan Internasional dan Media PSSI, Hanif Thamrin, mengatakan bahwa meski Luis Milla memiliki nilai kontrak yang sangat mahal, gaya hidup pelatih asal Spanyol ini justru membuatnya keheranan.

"Kalau untuk harganya Luis Milla itu mahal banget, cuma nominalnya saya tidak etis untuk memberitahukannya," kata Hanif saat dihubungi BolaSport.com.

Uniknya, meski memiliki penghasilan yang sangat tinggi, Hanif mengatakan bahwa Luis Milla merupakan sosok pria yang sederhana dan jauh dari gaya hidup mewah.

Baca: Jadwal Lengkap Liga 1 Pekan ke-22, Klasemen & Top Skor. Persib Bandung vs Borneo FC

Baca: Lewat Medsos Eks Gelandang Brescia Beri Jawaban Soal Peluang Gabung Persib Bandung

Baca: Persib Bandung Kalahkan Arema FC, Ridwal Kamil: Ini Tim Terbaik yang Saya Lihat Setelah 2014

Bahkan menurut Hanif, semua fasilitas yang diminta Luis Millapada PSSI sangat standar dan tidak macam-macam.

Meski tak lagi bekerja di PSSI sejak Juli 2017, mantan staf media Manchester City, ini mengetahui isi klausul fasilitas kontrak PSSIkepada Luis Milla sebelum diumumkan pada Februari 2017.

"Pas waktu itu, Luis Mila hanya meminta apartemen yang layak di Jakarta, mobil, dan supir untuk keluarganya. Semua itu ditanggung oleh PSSI," kata Hanif saat dihubungi BolaSport.com, Kamis (13/9/2018).

Hanif juga mengaku cukup terkejut mendengar berita Luis Millameminta fasilitas mewah di Bali pada PSSI.

Di awal kepelatihannya di timnas Indonesia, Luis Milla memang tinggal di Karawaci, Tangerang Selatan. Namun beberapa bulan kemudian, pelatih berusia 52 tahun itu dikabarkan memilih untuk tinggal di Bali.

"Kalau dulu itu untuk fasilitas di Bali menurut saya tidak. Saya juga baru tahu kalau ada kabar Luis Milla meminta fasilitas di Bali. Mungkin yang fasilitas di Bali itu on going negosiasinya atau baru muncul setelah jaman Ibu Tisha," kata Hanif.

"Sejauh saya kenal Luis Milla, saya yakin dia tidak minta aneh-aneh karena orangnya sederhana banget. Dia itu kalau sore hanya olahraga lari, sementara kalau libur paling mencoba makanan dan hotel," ucap Hanif.

Halaman
1234
Editor: Rio Batubara
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help