BATAM TERKINI

Sebanyak 27.315 Orang Generasi Millennial Bisa ikut Memilih di Batam

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batam mencatat sebanyak 27.315 orang masuk dalam daftar pemilih pemula di Kota Batam.

Sebanyak 27.315 Orang Generasi Millennial Bisa ikut Memilih di Batam
TRIBUNBATAM/ANGGA
Komisioner KPU, Zaki Setiawan (kanan) dan Divisi Hukum Penindakan Pelanggaran Panwaslu Batam, Puryadi 

TRIBUNBATAM.id,BATAM- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batam mencatat sebanyak 27.315  orang masuk dalam daftar pemilih pemula di Kota Batam. Hal ini diketahui dari data yang diterima KPU dari Disdukcapil Kota Batam.

Komisioner Divisi Teknis KPU Batam, Zaki Setiawan menuturkan, dari data sebanyak 27.315 pemilih pemula ini ada yang usianya 17,18 dan 19 tahun.

"Jadi pemilih pemula atau yang juga sekarang ini disebut millennial itu ada sebanyak 27.315 penduduk di Kota Batam yang tercatat dari data Daftar Pemilih Tetap yang sudah kita tetapkan beberapa waktu lalu,"tutur Zaki, Jumat (14/9/2018).

Baca: Ada 27.315 Pemilih Milenial di Batam, Ini Pesan KPU Batam Sebelum Mereka Ikut Nyoblos

Baca: Masih Ada Bacaleg Bermasalah, KPU Batam Terima 6 Masukan dari Warga

Baca: Tak Penuhi Syarat Pendaftaran, KPU Batam Coret Satu Nama Bacaleg Mantan Napi

Zaki menyampaikan, sebagai pemilih pemula yang tergolong aktif di media sosial, perlu lebih cerdas dalam memilih sumber-sumber resmi, informasi informasi resmi.

"Kita harapkan pemilih pemula ini tidak ikut dalam kegiatan kampanye hitam yang berpotensi menimbulkan hoax, dan tidak ikut mendistribusikan informasi hoax sembarangan,"terang Zaki.

Zaki memberitahu, bahwa generasi millennial perlu menjadi pemilih cerdas.
Sebab satu suara akan menentukan nasib bangsa.

"Jadi bagi pemilih pemula percayakan segala informasi yang berhubungan dengan pemilu hanya di situs resmi. Dimana pemilih pemula bisa cek di akun facebook resmi KPU Batam atau websitenya kpud-batamkota.go.id,"ungkapnya.

Zaki juga menegaskan bahwa pemilih pemula harus memilih sesuai hati nurani bukan karena iming-iming atau faktor-faktor tertentu.Tetapi bisa mempertimbangkan sesuai hati nurani masing-masing.

Selain itu, pemilih pemula juga harus bisa merekam jejak calon kandidat karena ini penting apakah yang dipilih bisa menyuarakan suara hati masyarakat.

"Jadi pemilih pemula harus benar melihat dulu calon yang dipilihnya bisa menampung aspirasi dan menyuarakan suara masyarakat, dan tidak golput.Karena ketika kita golput, kita tidak dapat memberikan kontribusi terhadap proses demokrasi yang berkualitas,"jelasnya. (*)

Penulis: Alfandi Simamora
Editor: Sihat Manalu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help