Bintan Terkini

Subsidi Pupuk untuk Petani Bintan dari Pemerintah Provinsi Kepri Belum Memenuhi Harapan

Ketersediaan pupuk bersubsidi pada 2018 untuk para petani Bintan belum dapat memenuhi harapan

Subsidi Pupuk untuk Petani Bintan dari Pemerintah Provinsi Kepri Belum Memenuhi Harapan
Tribun Batam
Bupati Bintan Apri Sujadi berfoto bersama petani di Kecamatan Toapaya beberapa waktu lalu. 

TRIBUNBINTAN.COM, BINTAN - Ketersediaan pupuk bersubsidi pada 2018 untuk para petani Bintan belum dapat memenuhi harapan.

Seyogyanya alokasi tersebut masih kekurangan dari kebutuhan petani di Bintan hampir secara keseluruhannya. 

Baca: Setelah Dibubarkan, Inilah Alasan Banyak Anggota Tjakrabirawa Kabur ke Thailand Jadi Biksu-Petani

Baca: Upacara Langit Bumi Segara, Ritual Rasa Syukur Petani-Nelayan di Bantul. Begini Prosesinya

Baca: Jangan Buang Sampah Organik Dapur. Kita Sulap Jadi Pupuk, Yuk!

Meskipun pada 2018 ini, alokasi pupuk bersubsidi yang disiapkan sudah mengalami kenaikan sebesar 3 ton atau berkisar 98 ton dibandingkan alokasi 95 ton pada 2017 lalu.

Bupati Bintan Apri Sujadi menyikapi kondisi itu dengan berharap agar Pemprov Kepri selaku penyalur pupuk bersubsidi bisa mengakomodasinya. 

Dengan demikian Petani di Bintan diharapkan para petani dapat meningkatkan produksi pertaniannya.

"Data Dinas Pertanian Bintan secara keseluruhan pupuk subsidi yang dibutuhkan bagi petani Bintan berjumlah 432 ton. Seedangkan yang didapat alokasinya berjumlah 98 ton, sehingga kekurangannya mencapai 334 ton. Sehingga tingkat pemenuhan pupuk bersubsidi bagi para petani yang ada di Bintan masih berkisar 22 persen,"kata Apri.

Dikatakannya juga bahwa dirinya sangat mengerti dimana rendahnya alokasi pupuk bersubsidi tentunya akan berimbas pada rendahnya produksi bagi para petani. 

”Keberadaan alokasi pupuk subsidi tentunya berimbas pada hasil produksi petani di Bintan. Namun, persoalannya kuota yang dialokasikan setiap tahunnya masih terbatas. Saat ini, kita sudah usulkan agar ke depannya alokasi kuota pupuk subsidi untuk Kabupaten Bintan dapat ditambah lagi,"Kata dia.

Kepala Dinas Pertanian Bintan Supriyono menjelaskan, kebutuhan pupuk bersubsidi di Bintan pada 2018 ini antara lain untuk jenis pupuk urea berjumlah 102 ton.

Kuota yang didapat hanya berkisar 20 ton, turun 3 ton dibandingkan tahun 2017 sebesar 23 ton. 

Untuk pupuk SP-36 dari kebutuhan19 ton kuota didapat 3 ton sama seperti tahun sebelumnya. 

Pupuk NPK kebutuhannya mencapai 239 ton sedangkan kuota didapat berjumlah 50 ton atau turun 10 ton dari alokasi 60 ton pada 2017. 

Untuk pupuk ZA kebutuhan 13 ton sedangkan kuota didapat sebesar 5 ton atau naik 2 ton dari alokasi 3 ton ditahun 2017, dan pupuk organik kebutuhan 57 ton kuota didapat berjumlah 20 ton atau naik 14 ton dari kuota 6 ton ditahun 2017. 

"Ada beberapa jenis pupuk subsidi yang alokasinya naik dan ada yang turun. Dan untuk alokasi anggaran pupuk subsidi ini, seluruhnya menggunakan anggaran pemerintah pusat"tutupnya. (*)
 

Penulis: Aminnudin
Editor: Ucu Rahman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help