BATAM TERKINI

Gaji Bulan Agustus Belum Dibayar, Begini Nasib Karyawan PT Nagano Drilube Indonesia

Disnaker Kota Batam akan terus mengawal dan berusaha agar hak karyawan PT Nagano Drilube Indonesia.

Gaji Bulan Agustus Belum Dibayar, Begini Nasib Karyawan PT Nagano Drilube Indonesia
TRIBUNBATAM/ALFANDI SIMAMORA
Karyawan PT Nagano Drilube Indonesia di lokasi perusahaan sambil membawa anak-anak, menunggu kejelasan nasib mereka, Kamis (13/9/2018) 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Batam akan terus mengawal dan berusaha agar hak karyawan PT Nagano Drilube Indonesia dapat terpenuhi oleh Management Perusahaan Jepang terkait.

"Kita akan terus mengawal dan berusaha agar hak karyawan ini bisa diberikan sesuai yang dibutuhkan karyawan," kata Kadisnaker Kota Batam, Rudi Sakyakirti, Sabtu (15/9/2018).

Rudi juga mengakui, sangat menyayangkan kejadian kaburnya General Manager PT Nagano Drilube Indonesia Futakata San.

Sebab, hal tersebut membuat nasib karyawan akan gajinya di bulan Agustus yang seharusnya telah dibayarkan di tanggal 7 September 2018, akhirnya tidak dibayarkan sama sekali.

"Ada sebanyak 54 karyawan di PT Nagano Drilube Indonesia, dan puluhan karyawan ini belum ada menerima gaji bulan Agustus yang biasanya mereka terima di setiap tanggal 7 awal bulan yang baru," terang Rudi.

Namun demikian, dirinya tetap yakin hak karyawan akan diberikan.

Baca: Jadi Gembong Narkoba Termuda, Bocah 14 Tahun Ini Ungkap Kasus Korupsi Terbesar Dalam Sejarah

Baca: Masalahnya Makin Pelik, Kasus Rumah Pak Eko Munculkan 7 Fakta Baru

Baca: PT Nagano Drilube Tutup, BP Batam Minta Bantuan KBRI di Jepang

Karena PT Nagano Drilube Indonesia ini merupakan perusahaan Jepang, dan Jepangnya pasti akan kooperatif.

"Buktinya sampai hari ini, pihak Management Perusahaan yang ada di sini masih bisa komunikasi dengan pihak Jepangnya. Tidak hanya itu, di Batamindo ini juga ada semacam persatuan Jepang. Jadi mereka saya yakin tidak akan pernah lepas," tuturnya.

Rudi juga memberitahu, bahwa dari informasi yang terakhir dirinya dapatkan beberapa hari kemarin, bahwa dari pihak Management perusahaan yang berada di Jepang akan memberikan sejumlah uang.

Dan sekarang para karyawan sedang memformulasikan seperti apa nanti uang ini.

Tapi management dari Jepang meminta uang yang diberikan ini harus ditanda tangani oleh karyawan, dan sekarang para karyawan sedang menyiapkan itu semuanya.

"Nah saya sudah sarankan kepada karyawan, agar menerima sejumlah uang itu dulu walaupun tidak sesuai dengan yang diharapkan. Jika ada nanti kelanjutannya kita usahakan semaksimal mungkin," jelasnya. (*)

Penulis: Alfandi Simamora
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved