BATAM TERKINI

Tak Terima Dituduh Mencabuli Anak Korban, Pria Ini Sakit Hati dan Tusuk Majikannya

Tak terima dituduh mencabuli anak korban, Mursidi nekat menikam majikannya.

Tak Terima Dituduh Mencabuli Anak Korban, Pria Ini Sakit Hati dan Tusuk Majikannya
Tribun Batam/Istimewa
ilustrasi penikaman 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Akibat tersinggung dengan perkataan sang majikan, Mursidi (45) nekat menikam Budiarto Saputro, 9 September 2018 lalu.

Akibat kejadian tersebut, Budi harus dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani perawatan medis.

Selang beberapa jam kemudian, giliran Mursidi yang dibekuk unit Reskrim Polsek Lubuk Baja di kawasan Perum Bukit Permata Kecamatan Lubuk Baja.

Kanit Reskrim Polsek Batam Kota Iptu Awal Sya'ban Harahap saat dikonfirmasi, Sabtu (15/9/2018) siang mengatakan, pelaku dibekuk setelah Yuli kakak korban membuat laporan ke Polsek Batam Kota.

"Pelaku penikaman sudah kita amankan beberapa jam setelah kejadian. Memang pelaku nekat menikam majikannya karena tersinggung dengan kata-kata kasar korban," sebut Awal menerangkan.

Saat kejadian, Yuli yang merupakan adik korban melihat perkelahian antara Budi dan Mursidi.

Baca: Pamit Main ke Warnet, 3 Remaja Ini Tertangkap Basah Curi Sepeda dan Burung

Baca: Pulang Sekolah Kendarai Motor, Siswi Sekolah Ini Dipepet dan Alami Pelecehan Seksual di Jalan

Baca: Jangan Sampai Salah Input Data, Kenali 6 Alur Pendaftaran CPNS 2018 di Portal SSCN.bkn.go.id

Ketika itu Yuli mencoba melerai kedua orang yang bertikai ini. Namun apa daya, Yuli langsung dibentak Mursidi sambil mengarahkan pisau dapur ke arahnya.

Takut dengan ancaman itu, Kemudian Yuli lari dan masuk ke dalam rumah.

Namun saat ia balik lagi, Budi sudah bersimbah darah akibat tusukan di bagian dada kiri dan mata kaki.

"Yang bikin laporan itu Yuli adik korban. Memang, saat itu Yuli mencoba melerai, namun kemudian ia yang diancam pelaku. Setelah ia keluar lagi, kakak ya sudah bersimbah darah. Sementara, pelaku sudah meninggalkan TKP," sambungnya.

Halaman
12
Penulis: Eko Setiawan
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help