BATAM TERKINI

Mengerikan Satu Hari Sekitar 1 Ton Ikan dari Perairan Indonesia Dicuri Nelayan Asing

Banyaknya Ikan di prairan Natuna menjadi salah satu incaran bagi negara asing untuk mencuri ikan di Indonesia.

Mengerikan Satu Hari Sekitar 1 Ton Ikan dari Perairan Indonesia Dicuri Nelayan Asing
Tribun Batam/Argianto DA Nugroho
Ekspose penangkapan delapan kapal asing berbendera Malaysia dan Vietnam di Pelabuhan Batuampar, Batam, Senin (25/4/2017). Kapal ini ditangkap dalam patroli gabungan selama tiga hari di perairan Natuna. foto ilustrasi 

TRIBUNBATAM.id BATAM - Banyaknya Ikan di prairan Natuna menjadi salah satu incaran bagi negara asing untuk mencuri ikan di Indonesia. Tak heran, beberapa kapal keamanan Indonesia dari beberapa instansi selalu menangkap kapal yang melakukan ilegal Fishing di Indonesia.

Komandan KP Baladewa 8002 Kompol Jazuli Dani yang menangkap dua kapal Asal Vietnam di perairan Natuna mengatakan, jika dilihat diperairan tersebut, para pelaku Ilegal Fishing sangatlah ramai. Bahkan mereka bisa bertahan selama berbulan-bulan diperairan Indonesia.

"Dia itu datang bergerombolan. Saat kita teriak dan kita usir, mereka terkadamg ada yang nekat melawan dengan cara menabrak speed boat kita," sebut Dani bercerita saat ekspose tangkapan kapal di Pelabuhan Batu Ampar, Senin (17/9/2018) kemarin.

Baca: Diam-diam Satgas 115 Tenggelamkan Kapal Nelayan Asing. Ini jumlah kapalnya

Baca: Cina Ancam Penjarakan Nelayan Asing yang Tangkap Ikan di Laut Cina Selatan

Baca: Dor Dor Suara Tembakan Memecah Langit Anambas, Lalu Dua Kapal Nelayan Asing Ditangkap

Tak heran, di tengah laut sering terjadi tembak-tembakan antara pelaku Ilegal fishing dengan aprat keamanan Indonesia.

"Mereka ini selalu berada di laut. Jadi nanti ada kapal yang lain menjemput hasil tangkapan ikan. Sekaligus mengantarkan bahan bakar dan makanan untuk nelayan mereka," tambahnya.

Lebih lanjut Dani bercerita, mereka selalu mengambil ikan pada malam hari. Saat beroperasi, lampu kapal dimatikan. Ketika ada kapal patroli datang dan memburu mereka, masing-masing kapal menghidupkam lampu kelap-kelip sebagai tanda. Bahkan tak sedikit dari para pelaku ilegal fishing ini melawan petugas.

Karena ini merupakan tugas negara, anggota yang berada di KP Baladewa 8002 tidak gentar. Mereka terus mengejar sampai mendapatkan sasaran. Dari puluhan kapal nelayan asing yang kabur dan balik ke perairan dua diantaranya berhasil diamankan.

"Mereka masuk ke perairan kita bahkan sampai 10 mill dari batas negara. Kita kejar sampai mendekati perbatasan dan akhirnya kita amankan," sambungnya.

Bayangkan saja, dalam satu malam para nelayan bisa mendapatkan sekitar 1 ton ikan Indonesia, berapa banyak kerugian Indonesia selama ini. Maka dari itu, Polairud tidak gentar untuk menangkap semua kapal Ikan asing yang masuk keperairan Indonesia.

"Kalau sudah menyalahi aturan, Kita langsung tangkap dan amankan. Tidak ada yang boleh masuk ke wilayah NKRI dan mencuri hasil alamnya," sebutnya. (*)

Penulis: Eko Setiawan
Editor: Sihat Manalu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved