Sempat Viral dan Bikin Heboh, Ternyata Ini Isi Paket Misterius yang Disangka Narkoba

Informasi soal paket misterius ini awalnya terjadi di Yogyakarta dan viral dalam beberapa hari terakhir.

Sempat Viral dan Bikin Heboh, Ternyata Ini Isi Paket Misterius yang Disangka Narkoba
DOK POLRI
Paket misterius yang sempat dikira narkoba ternyata berisi jam tangan. 

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA - Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Dedi Prasetyo mengatakan, tim Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda DI Yogyakarta telah menyelidiki modus salah kirim paket yang diduga berisi narkoba.

Informasi soal paket misterius ini awalnya terjadi di Yogyakarta dan viral dalam beberapa hari terakhir.

Menurut Dedi, kasus ini sudah menemukan titik terang.

“Case-nya sudah clear, sudah ditangani tim oleh Bareskrim dan Polda DIY,” ujar Dedi melalui pesan singkat kepada Kompas.com, Rabu (19/8/2018).

Dedi mengatakan, tim Reskrimum Polda DIY langsung melakukan pengecekan ke kantor ekspedisi cabang Yogyakarta untuk memastikan isi paket yang sempat viral karena diisukan merupakan paket narkoba dari China.

Baca: Tak Mau Kalah, China Balas Tarif Impor Amerika Serikat dengan Aturan Ini

Baca: Sering Belanja Online? Waspadalah! Kenali 4 Ciri Toko Online Abal-abal Berikut Ini

Baca: Mesin Pencari Baru ala Google, Dragonfly. Buat Netizen di Tiongkok

Akan tetapi, paket tersebut telah dikirim ke kantor ekspedisi barang yang berada di Jakarta.

Dedi mengatakan, setelah berkoordinasi dengan pihak ekspedisi, paket tersebut masih tersimpan di gudang ekspedisi barang di Jakarta.

Selanjutnya, kata Dedi, tim yang ada di Yogyakarta berkoordinasi dengan Bareskrim Polri, dalam hal ini Kasubdit TPPU Bareskrim Kombes (Pol) Jamaluddin dan penyidik AKBP Agus Waluyo.

Setelah dibuka, kata Dedi, paket tersebut ternyata berisi sebuah jam tangan.

“Secara cepat ditangani tim dari Bareskrim dan Polda DIY. Jadi clear. Kembali masyarakat untuk tidak mudah percaya berita hoaks yang disebarkan seseorang di medsos,” kata Dedi.

Halaman
12
Editor: Tri Indaryani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved