BISNIS

Beragam Produk Khas Daerah Ada di Tourism Trade Investment Expo 2018. Pamerannya di Mega Mall

"Kami punya komitmen tinggi untuk membantu program pemerintah mengedepankan potensi potensi daerahnya dalam bentuk pameran"

Beragam Produk Khas Daerah Ada di Tourism Trade Investment Expo 2018. Pamerannya di Mega Mall
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Zaref Priadi dan Ketua Kadin Kota Batam berbincang dengan seorang peserta Tourist Trade Investment ke-10 di Mega Mal, Batam, Kamis (20/9). 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Tourism Trade Investment Expo 2018 resmi dibuka, Kamis (20/9) siang di Mega Mall. Pameran agribisnis dan pangan inovatif ini digelar selama tiga hari berturut turut sampai 23 September nanti.

Direktur PT Aira Mitra Media selaku event organizer, Nurhadi mengatakan kegiatan ini diikuti 15 peserta pameran dari berbagai pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota.

Seperti Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Pemerintah Pemprov Jatim, Dinas Pariwisata Pemkab Bantul, Dinas Perdagangan Pemkab Bekasi, dan lainnya.
Masing masing peserta membawa berbagai macam produk khas daerahnya. Mulai dari makanan, hasil kerajinan tangan dan lainnya.

"Kami punya komitmen tinggi untuk membantu program pemerintah mengedepankan potensi potensi daerahnya dalam bentuk pameran. Ini even ke 14 dari 30 even yang akan kami lakukan selama setahun ini. Di Batam dalam setahun kami bisa melakukan lima kali even. Memang Batam ini jadi tempat favorit," ujar Nurhadi.

Ia pun berharap Batam bisa memiliki sebuah Convention Centre khusus dengan veneu yang besar, agar bisa menjadi lokasi untuk berbagai macam exhibition.

PT Aira Mitra Media pun saat ini telah dipercaya oleh Jepang, untuk membawa berbagai pelaku usaha industri makanan dan minuman lokal Indonesia pada pameran Foodex Japan 2019.

"Foodex Japan 2019 ini pameran khusus food and beverage yang besar. Pameran ini diikuti 80 negara dengan peserta bisa mencapai 4.500 an peserta. Ini kesempatan buat teman teman daerah, khususnya yang bergerak di industri makanan dan minuman bisa mengembangkan pasar ekspornya," tuturnya.

Ketua Kadin Batam, Jadi Rajagukguk mengatakan lokasi Batam yang strategis menjadi daya tarik tersendiri bagi pelaku usaha dari berbagai daerah melakukan pameran di sini.

"Batam dapat fasilitas lebih baik dari kota lain di Indonesia, karena lokasinya yang dekat dengan beberapa negara tetangga, lalu kawasan bebas pajak. Jadi lebih memudahkan peserta untuk mengakses pasar internasional," kata Jadi Rajagukguk menambahkan.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Batam, Zarefriadi yang membuka acara itupun berharap dengan adanya pameran tersebut semakin mampu mendorong geliat ekonomi Batam. (*)

Baca selengkapnya di Harian Tribun Batam edisi Jumat (20/9)

Penulis: Anne Maria
Editor: Rimna Sari Bangun
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved