Kepala Dinkes Kepri: Target Vaksinasi Campak dan Rubella 95 Persen, Namun di Kepri Baru 50 persen

Tjetjep menegaskan, ancaman itu hanya bisa diatasi dengan pemberian vaksin Measles Rubella (MR).

Kepala Dinkes Kepri: Target Vaksinasi Campak dan Rubella 95 Persen, Namun di Kepri Baru 50 persen
TRIBUNBATAM.id/Thomm
Wakil Gubernur Kepri Isdianto dan Kepala Dinkes Kepri Tjetjep Yudiana berbicara dengan para ibu yang melahirkan anak-anak terkena campak dan rubella di Hotel Aston Tanjungpinang, Kamis (20/9/208) siang. 

TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG - Dampak campak dan virus rubella di Kepri sungguh luar biasa belakangan ini.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kepri Tjetjep Yudiana mengatakan hasil tes campak dan rubella dari 2000 warga Kepri begitu mengejutkan.

"Dari jumlah itu, ada 270 warga yang terkena rubella dan 400 terpapar campak," ungkap Tjetjep saat diskusi publik bertema Ancaman dan Dampak Rubella di Hotel Aston Tanjungpinang, Kamis (20/9/2018) pagi.

Jumlah tersebut menjadi ancaman tersendiri bagi warga Kepri.

Tjetjep menegaskan, ancaman itu hanya bisa diatasi dengan pemberian vaksin Measles Rubella (MR).

Namun, pemberian vaksi itu tidak berjalan mulus.

Penolakan terhadap vaksin ini masih datang dari masyarakat kendatipun sebagian masyarakat lain sudah membuka diri.

Target untuk pencapaian vaksinasi campak dan rubella ini 95 persen.

Namun, di Kepri angka ini baru mencapai 50 persen. Sebab, banyak masyarakat tidak tahu dan menolak 

"Saya minta supaya tolong dukung vaksinasi ini. Karena tidak ada obat untuk rubella. Saya harap semua dukung. Yang tidak dukung, semoga keluarganya tidak terkena dampak campak dan rubella ini," harap Tjetjep. (tom)

Penulis: Thom Limahekin
Editor: Rio Batubara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved