BATAM TERKIRIM

Mal Pelayanan Publik Sediakan 430 Layanan, Permohonan Lebih Cepat Diproses

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenpanRB), Syafruddin meresmikan Mal Pelayanan Publik (MPP) Batam, Kamis (20/9/2018).

Mal Pelayanan Publik  Sediakan 430 Layanan, Permohonan Lebih Cepat Diproses
TRIBUNBATAM.id/ROMA ULY SIANTURI
Persemian Mal Pelayanan Publik Batam di Batam Centre, Kamis (20/9/2019) 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenpanRB), Syafruddin meresmikan Mal Pelayanan Publik (MPP) Batam, Kamis (20/9/2018).

Syafruddin mengatakan ini merupakan MPP kesembilan yang diresmikan di Indonesia."Senin kemarin saya resmikan MPP kedelapan di Badung (Bali)," kata Syafruddin usai meninjau MPP Batam.

Selain meninjau layanan yang ada, Syafruddin juga menyempatkan diri menjadi saksi pernikahan di Balai Nikah MPP. Ini merupakan salah satu layanan yang tersedia di MPP Batam.Meski baru diresmikan, MPP Batam sudah beroperasi hampir setahun lamanya.

Baca: Beroperasi Sejak November 2017, Akhirnya Mal Pelayanan Publik Diresmikan

Baca: Menpan RB Resmikan Mal Pelayanan Publik Batam

Baca: Perwakilan dari 21 Kabupaten dan Kota akan Hadiri Peresmian Mal Pelayanan Publik

Hingga kini sudah 430 jenis layanan yang tersedia di pusat pelayanan terpadu tersebut. Layanan perizinan dan non perizinan ini berasal dari 30 instansi daerah dan pusat yang ada di Batam.

Beberapa di antaranya yakni Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, Pemerintah Kota Batam, Badan Pengusahaan Batam, Kepolisian, Imigrasi, Kantor Kementerian Agama, dan Badan Pertanahan Nasional.

Selain instansi pemerintah, di MPP Batam juga tersedia layanan dari PT Adhya Tirta Batam, Real Estate Indonesia, Notaris, Ikatan Arsitek Indonesia, dan sebagainya. Badan Usaha Milik Negara pun membuka layanan di MPP, seperti PT Telkom dan PT Pos Indonesia.

Menurut Syafruddin, MPP Batam memang tidak sebesar Badung. Tapi ukuran bukanlah suatu masalah. Karena yang terpenting bagi masyarakat adalah layanan yang cepat.

"Mudah-mudahan dengan MPP, apa yang dicita-citakan founding father di dekade 70-an, Batam yang tadinya sebuah pulau dengan sedikit penghuni, bisa dikembangkan menjadi daerah kawasan perekonomian yang maju dengan fasilitas baik," tuturnya.

Purnawirawan perwira tinggi Polri ini mengatakan MPP Batam adalah ikon nasional, bukan hanya Provinsi Kepulauan Riau ataupun Kota Batam. Karena tak bisa dipungkiri, Batam adalah salah satu gerbang nasional.

Oleh karena itu perlu dikembangkan soliditas antara seluruh stakeholder yang ada.

Halaman
12
Penulis: Roma Uly Sianturi
Editor: Sihat Manalu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved