BPJS Kesehatan

Edukasi Badan Usaha, BPJS Kesehatan Cabang Batam Rutin Lakukan Kunjungan

Adithia Darma,relationship officer BPJS Kesehatan Cabang Batam mengatakan bahwa tim RO BPJS Kesehatan selalu mengunjungi badan usaha secara rutin.

Edukasi Badan Usaha, BPJS Kesehatan Cabang Batam Rutin Lakukan Kunjungan
ist
Tim Relationship Officer BPJS Kesehatan selalu mengunjungi badan usaha secara rutin. 

TRIBUNBATAM.id - Per Juli 2018 tercatat 4.262 badan usaha terdaftar sebagai peserta JKN-KIS dengan total peserta 421.689 jiwa.

Jumlah peserta PPU (Pekerja Penerima Upah) dari segmen badan usaha tersebut merupakan angka mayoritas dari jumlah peserta JKN-KIS di wilayah Kota Batam yang berjumlah 977.619 jiwa.

Angka tersebut menunjukkan bahwa sebagian besar dari jumlah peserta yang terdaftar di BPJS Kesehatan Cabang Batam merupakan peserta Pekerja Penerima Upah dari sektor swasta.

Hal ini tentu berpengaruh kepada kualitas pelayanan yang diberikan oleh BPJS Kesehatan.

Harus dipastikan bahwa setiap peserta dari badan usaha memahami program JKN-KIS secara benar baik secara umum maupun prosedur untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.

Untuk mengoptimalkan hal tersebut Adithia Darma selaku (relationship officer) BPJS Kesehatan Cabang Batam mengatakan bahwa tim RO BPJS Kesehatan selalu mengunjungi badan usaha secara rutin.

Menurutnya kunjungan dilakukan rutin hampir setiap hari.

Dalam kunjungan tersebut badan usaha diberikan informasi tentang program JKN, aplikasi terbaru seperti Mobile JKN, Edabu serta menanyakan permasalahan atau kendala yang dihadapi oleh badan usaha terkait pelayanan dalam program JKN.

“Kami rutin mengunjungi badan usaha, dalam seminggu sekitar 10 (sepuluh) badan usaha yang kami kunjungi," ungkapnya.

Dengan kunjungan tersebut, diharapkan badan usaha terutama pihak yang menangani program JKN seperti Human Resource Development semakin paham tentang program JKN dan mampu membagi informasi kepada pekerjanya yang mengalami kendala ketika ingin mendapatkan manfaat pelayanan kesehatan.

“Pastinya ada kendala yang dihadapi oleh pekerja dalam pelayanan program JKN, kalau HRD sudah paham pasti nanti akan lebih mudah menjelaskan kepada pekerja," kata Adit.

Selain untuk membagikan informasi ke badan usaha, Adit mengatakan bahwa hal ini dilakukan untuk menjalin kerjasama yang lebih baik antara BPJS Kesehatan dan badan usaha yang sudah terdaftar menjadi peserta baik yang baru maupun yang sudah lama.

Dengan demikian diharapkan badan usaha semakin percaya kepada BPJS Kesehatan sebagai penjamin kesehatan pekerjanya

Editor: Rio Batubara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help