BATAM TERKINI

Jalan Laluan Madani Sering Banjir saat Hujan Deras Turun, Warga Minta Segera Diperbaiki

Jalan Layang Laluan Madani yang dibangun indah kini kena air di bawahnya kemungkinan drainase kurang memadai.

Jalan Laluan Madani Sering Banjir saat Hujan Deras Turun, Warga Minta Segera Diperbaiki
TRIBUNBATAM/EKO SETIAWAN
Pengendara melintas di Fly Over Laluan Madani di Simpang Jam. Setelah diresmikan jalan ini sering banjir kalau turun hujan. 

TRIBUNBATAM.id,BATAM-Pemerintah Pusat bangun jalan Layang Laluan Madani untuk mengurai kemacetan dan memperindah jembatan dengan ornamen Melayu yang menjadikan ikon kebanggaan warga Batam.

Namun, setelah diresmikan dan dioprasikan, seiring perjalanan waktu, apabila hujan mengguyur kawasan tersebut, diketahui sering kali menggenangi jalan raya dibawahnya, pemandangan seperti itu kerap terlihat apabila hujan mengguyur Kota Batam.

Baca: Kabel Lampu Traffic Lights Fly Over Hilang, Polisi Rekayasa Lalu Lintas. Cek Pengalihan Jalurnya

Baca: Desain Fly Over Simpang Kabil yang Beredar di Medsos Ternyata Hoaks! Ini Gambar Aslinya

Baca: Wali Kota Batam HM Rudi Ungkap 4 Fly Over Lagi yang Akan Dibangun. Di Sini Lokasinya

Masyarakat pun beranggapan bahwa drainase dibawahnya kurang memadai dan mengakibatkan kondisi drainase atau saluran air di bawah jalan Jenderal  Sudirman sering meluap.

"Kalau penyebab jalan itu sering mengalamai genangan air saat hujan deras turun,disebabkan karena kondisi drainase yang berada dekat dengan jalan mengalami pendangkalan dan disana juga menurut saya belum dinormalisasi,"kata Ahmat warga Sekitar, Jumat (21/9/2018).

Dia juga memberitahu, dengan seringnya terjadi genangan air di wilayah tersebut akibat hujan turun, diharapkan dinas terkait dan Pemko Batam serta BP Batam segera langsung menanganinya.

Sebab genangan air tersebut sudah sangat sering dialami pengguna jalan dan belum ada upaya penanganan dari dinas terkait.

"Padahal jalannya sudah bagus dan jembatan layang laluan madani sangat tepat dijadikan ikon Batam.Tapi sayang tidak didukung dengan drainase yang memadai,"tuturnya.

Sementara itu dari pantauan Tribun di lokasi, terlihat saluran drainase menyempit akibat tanah sisa pembangunan, ditambah pohon dan rumput yang tumbuh subur tanpa ada perhatian dan upaya dinas terkait untuk melakukan normalisasi. (*)

Penulis: Alfandi Simamora
Editor: Sihat Manalu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved