Bawaslu Karimun Gelar Sosialisasi Tahapan Pileg dan Pilpres 2019

Bawaslu Kabupaten Karimun menggelar Sosialisasi Tahapan Pileg dan Pilpres 2019 serta Deklarasi Pemilu Damai dan Tolak Politik Uang Pemilu

Bawaslu Karimun Gelar Sosialisasi Tahapan Pileg dan Pilpres 2019
TRIBUNBATAM.id/Yahya
Asisten I Sekda Karimun, Muhammad Tang membubuhkan cap tangan deklarasi Pemilu Damai dan Tolak Politik Uang yang digelar Bawaslu Karimun, Sabtu (22/9/2018). 

TRIBUNBATAM.id, KARIMUN - Bawaslu Kabupaten Karimun menggelar Sosialisasi Tahapan Pileg dan Pilpres 2019 serta Deklarasi Pemilu Damai dan Tolak Politik Uang Pemilu di Kabupaten Karimun.

Acara digelar di aula hotel Alishan, Karimun, Sabtu (22/9/2018) sekitar pukul 10.00 WIB.

Diawali dengan pembacaan deklarasi Pemilu Damai dan Tolak Politik Uang.

Pembacaan deklarasi dipimpin oleh Asisten I Sekda Karimun Bidang Pemerintahan dan Kesra, M Tang.

Ada tujuh poin deklarasi yang dibacakan, salah satunya menolak politik uang, hoaks dan kampanye hitam.

Turut hadir dalam acara tersebut Kasatreskrim Polres Karimun, AKP Lulik Febriyantara, Ketua KPU Kabupaten Karimun Eko Purwandoko, perwakilan FKPD Karimun, pengurus parpol, ormas dan media.

Setelah pembacaan deklarasi pemilu damai, acara dilanjutkan dengan pembubuhan cap tangan di atas kain putih sepanjang 5 meter.

M Tang dalam sambutannya mengatakan pemilu damai adalah tanggungjawab bersama.

"Maka dari itu perlu kita yang hadir di sini untuk menyatukan persepsi, menyatukan pandangan terhadap regulasi yang telah ditetapkan untuk kita patuhi, untuk jadi acuan agar tercipta pemilu damai dan demokratis yang diidam-idamkan," kata M Tang.

Tang juga meminta peserta acara secara bersama-sama menyadari peran dengan penuh kesungguhan dan keikhlasan sehingga pemilu di Karimun berjalan dengan tertib dan lancar.

"Dalam pemilihan tentu ada yang menang dan ada yang kalah. Yang kalah mari dukung yang menang. Yang menang mengayomi semua," kata Tang.

Bagi warga pemilih sebanyak 157.501 jiwa, Tang mengimbau untuk dapat berpartisipasi dalam pemilu kali ini.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kabupaten Karimun, Nur Hidayat dalam kata sambutannya mengatakan,

Agar tercipta pemilu yang demokratis dan berintegritas, ia meminta peran aktif masyarakat memantau daftar pemilih.

"Kami membuka diri seluas-luasnya bagi masyarakat yang ingin melaporkan temuan pelanggaran pemilu, termasuk tidak terdaftar sebagai pemilih," ujar Nur Hidayat. (*)

Penulis: Rachta Yahya
Editor: Rio Batubara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved