Kesaksian Penulis Film G30S/PKI tentang Baku Tembak di Rumah Jenderal Ahmad Yani

Nugroho menjadi saksi mata peristiwa mencekam peristiwa G30S, seperti pernah dipaparkannya melalui tulisan di Majalah Intisari edisi Oktober 1968

Kesaksian Penulis Film G30S/PKI tentang Baku Tembak di Rumah Jenderal Ahmad Yani
Film G30S/PKI 

TRIBUNBATAM.id - Film dengan judul asli "Penumpasan Pengkhianatan G 30 S PKI" ini memang menjadi kontroversi.

Banyak yang menganggap film ini perlu ditonton untuk mengenang sejarah kelam Indonesia, namun tak sedikit pula yang menganggap film ini tidak sesuai dengan fakta sejarah.

Film G30S/PKI sendiri tidak lepas dari sosok Drs. Nugroho Notosusanto, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan pada Kabinet Pembangunan IV, yang menjadi penulisnya.

Nugroho juga menjadi saksi mata langsung peristiwa mencekam peristiwa G30S, seperti pernah dipaparkannya melalui tulisan di Majalah Intisari edisi Oktober 1968 berikut ini.

---

Tidak banyak di antara penduduk kota Jakarta, kecuali mereka yang ikut dalam percobaan kup Gestapu/PKI, yang berada dalam keadaan bangun pada peralihan tanggal 30 September menjelang tanggal 1 Oktober 1965, tiga tahun yang lalu.

Karena sesuatu kebetulan, pada saat-saat yang mengguncangkan seluruh tanah air itu, saya dalam keadaan bangun dan sempat mendengar tembakan-tembakan yang mengenai almarhum Pahlawan Revolusi Jenderal Ahmad Yani serta kemudian menyaksikan jejak yang masih segar daripada hasil perbuatan para pembunuh Adik Irma Suryani Nasution dan penculik-penculik Kapten Anumerta Pierre Tendean.

Seskoad, Bandung, 29 – 30 September 1965

Pada sore hari tanggal 30 September 1965, saya mengemasi tas saya dalam salah satu rumah Kompleks Grha Wiyata Yuddha, Seskoad Bandung.

Saya bersiap-siap untuk pulang ke Jakarta setelah memberi pelajaran selama dua hari.

Halaman
1234
Editor: Rio Batubara
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help