BATAM TERKINI

Parkir 15 Menit Tidak Perlu Bayar, Kasaker Pelabuhan Domestik Malah Belum Tahu

informasi dari pimpinan Kantor Pelabuhan belum ada intruksi untuk melakukan penerapakan dan melakukan aturan parkir drop out selama 15 menit tersebut

Parkir 15 Menit Tidak Perlu Bayar, Kasaker Pelabuhan Domestik Malah Belum Tahu
tribunbatam/argianto
Sorang juru parkir tengah mengatur kendaraan di Batam 

TRIBUNBATAM.id, BATAM-Setelah Ranperda tentang penyelenggaraan dan retribusi parkir dirampungkan dan disetujui oleh Gubernur Kepri, Nurdin Basirun. Kini parkir drop out selama 15 menit tak perlu bayar. Demikian hal ini diatur dalam pasal 20 ayat D.

Dimana Pasal ini menyebutkan pengendara tidak dikenakan tarif parkir apabila masuk dan keluar area layanan parkir selama 15 menit. Artinya, kendaraan yang hanya mengantar penumpang baik itu ke mal, pelabuhan, rumah sakit, bandara, dan instansi lainnya selama 15 menit, dibebaskan dan tidak membayar biaya parkir.

Namun kenyataannya di lapangan belum diterapkan, seperti di Pelabuhan Domestik Sekupang (PDS). Terlihat pembayaran retribusi parkir kendaraan masih berlangsung secara manual. Baik itu pada kendaraan roda dua dan roda empat, tanpa ada penerapan drop out 15 menit tersebut.

Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Pelabuhan Domestik Sekupang, Suherman mengaku belum mengetahui aturan tersebut telah diberlakukan. Pihaknya juga belum menerapkan dan melakukan sosialiasi di PDS.

Sebab informasi dari pimpinan Kantor Pelabuhan belum ada intruksi untuk melakukan penerapakan dan melakukan aturan parkir drop out selama 15 menit tersebut.

"Kita belum ada menerapkan aturan tersebut di PDS ini, namun apabila nanti di intruksikan pimpinan untuk menerapkannya akan segera kami terapkan langsung," terang Suherman, Minggu (23/9/2018).

Baca: Deklarasi Kampanye Damai Tak Sesuai Aturan, SBY Protes Keras

Baca: Ternyata Lambang MPP Dibuat Gustian Riau, Akan Digunakan Seluruh Indonesia

Baca: Resmi, Hari Ini Masa Kampanye Pemilu Dimulai hingga 13 April 2019

Dia juga mengakui, pihaknya hanya sebagai pelaksana teknis lapangan, untuk keputusan kebijakan dan aturan ada di kantor Pelabuhan (Kanpel) Batam.

"Di PDS ini kami hanya sebagai pelaksana teknis saja, terkait perihal penerapan dan aturan ada di Kanpel Batam," tuturnya.

Suherman menambahkan, saat ini aktivitas pemungutan retribusi parkir terhadap kendaraan roda dua dan roda empat dilakukan secara manual masih berjalan seperti biasanya.

"Kita memungut retribusi parkir disaat kendaraan hendak masuk pelabuhan. Seperti contohnya kendaraan roda dua itu disaat masuk dipungut retribusi parkir dan hingga berjam-jam di pelabuhan tetap bayar Rp 1000 saja tidak ada penambahan," jelasnya.(als)

Penulis: Alfandi Simamora
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved