ANMABAS TERKINI

Visi dan Misi Tidak Boleh Ada Unsur Sara, KPU Anambas Minta Parpol Serahkan Materi Kampanye

Yang perlu ditekankan di sini juga agar visi misi tidak diperbolehkan untuk mengandung unsur sara

Visi dan Misi Tidak Boleh Ada Unsur Sara, KPU Anambas Minta Parpol Serahkan Materi Kampanye
Istimewa
ilustrasi kampanye hitam

TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kepulauan Anambas mengimbau kepada perwakilan partai politik peserta Pemilu untuk segera menyerahkan materi kampanye.

Ketua KPU Kabupaten Kepulauan Anambas, Jufri Budi mengatakan, KPU memfasilitasi penyediaan baliho dan spanduk untuk keperluan kampanye, meski untuk jumlahnya sudah diatur.

"Kami imbau kepada parpol untuk segera menyerahkan materi kampanyenya kepada kami. Baik itu lambang parpol, visi dan misi, foto pengurus parpol, dan materi pendukung lainnya. Dari KPU memfasilitasi sepuluh baliho dan enam belas spanduk untuk masing-masing partai politik," ujarnya Minggu (23/9/2018).

Ditemui sejumlah awak media, ia juga menjelaskan terdapat batasan jumlah serta ukuran untuk tambahan alat peraga kampanye (APK) yang ditanggung calon legislatif maupun partai politik.

Dari sisi jumlah, masing-masing parpol dibatasi sebanyak sepuluh spanduk dan lima baliho untuk dipasang pada masing-masing desa. Adapun untuk ukuran spanduk ditetapkan dengan ukuran 1x4 meter, sementara untuk ukuran baliho ditetapkan sebesar 3x4 meter.

"Yang perlu ditekankan di sini juga agar visi misi tidak diperbolehkan untuk mengandung unsur sara," bebernya.

Baca: Tangkap Kapal Ikan Asing, Perairan Anambas -Natuna Belum Bebas Ilegal Fishing

Baca: Koordinator Sekretariat Bawaslu Anambas Diberhentikan, Agus Malah Tahu dari Grup WA

Baca: Massa dan Polisi Saling Dorong di Lokasi TPS. Begini Cara Polres Anambas Atasi Ricuh Pilkada

Ia mengatakan, KPU telah menetapkan sejumlah lokasi seperti lapangan da gedung balai pertemuan desa sebagai tempat kampanye pada Pemilihan Umum 2019 mendatang. Adapun untuk lokasi pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK) telah disetujui sebanyak 52 desa.

Penetapan lokasi kampanye dan lokasi pemasangan APK ini, sebelumnya merupakan hasil kesepakatan dalam rapat koordinasi antara KPU dan partai politik peserta Pemilu di Anambas, Bakesbangpol yang disaksikan dengan Bawaslu serta kepolisian.

Penetapan itu pun, menurutnya juga merunut pada Keputusan KPU RI nomor 1096 tahun 2018 yang mengatur tentang teknis kampanye dan Keputusan Bupati Anambas nomor 539 tahun 2018 tentang lokasi pemasangan APK.

"Untuk pemasangan APK, disepakati pada seluruh jalan pada 52 desa, kecuali Kelurahan Tarempa dengan mempertimbangkan kondisi ruas jalan. Untuk larangan pemasangan APK, juga disepakati ada delapan titik. Mulai dari tempat ibadah, rumah sakit, kantor milik pemerintah, tiang listrik, lembaga pendidikan, tiang lampu penerangan jalan, halaman kantor pemerintah, hingga larangan pemasangan APK di pohon atau tanaman," bebernya.(tyn)

Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved