BATAM TERKINI

Gelar Dakwah Bersama, Ini Pesan Kemenag Batam Jelang Pileg dan Pilpres 2019

Erizal, Kepala Kantor Kemenag Batam mengatakan, dakwah ini juga dalam rangka memperingati tahun baru Islam atau 1 Muharram 1440 Hijriah.

Gelar Dakwah Bersama, Ini Pesan Kemenag Batam Jelang Pileg dan Pilpres 2019
TRIBUNBATAM.id/EKO SETIAWAN
Erizal, Kepala Kantor Kemenag Batam 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batam dan Mabes Polri menggelar dakwah bersama di Masjid Al Mursydin, di MKGR Batuaji, Batam, Minggu (23/9/2018) malam.

Erizal, Kepala Kantor Kemenag Batam mengatakan, dakwah ini juga dalam rangka memperingati tahun baru Islam atau 1 Muharram 1440 Hijriah.

"Tujuan kita selain memperingati tahun baru Islam juga memberikan pemahaman pada masyarakat terkait kerukunan umat beragama di Kota Batam untuk memperingati Pileg dan Pilpres 2019 mendatang," sebut Erizal, Senin (24/9/2018) siang.

Apalagi Batam dihuni oleh banyak suku dan agama. Jangan sampai pesta demokrasi ini nanti membuat perpecahan di Kota Batam.

Baca: Sekap Siswi Selama 4 Hari, Simak 4 Fakta Sosok Guru yang Diduga Pedofil

Baca: Lapak Pedagang di Pasar Pagi Batal Digusur Hari Ini, Simak Alasannya!

Baca: Pedagang Pasar Pagi Siap Digusur Asal Pemerintah Penuhi Syarat Ini

Kebanyakan saat ini, masyarakat lupa memfilter semua informasi yang mereka dapat dari media sosial.

Maka dari itu, peran Kemenag dan Mabes Polri tentunya sangat besar dalam menjaga keamanan di kota Batam.

"Mabes Polri dan Kemenag membuat acara seperti ini untuk pemilu kondusif. Kita ketahui, banyaknya informasi Hoax di Medsos yang ditelan mentah-mentah oleh masyarakat," tegasnya.

Dalam dakwah tersebut, Kemenag juga mengajak masyatakat di sana untuk berhijrah ke yang lebih baik.

Namun Erizal mengatakan, Hijrah yang baik itu dimulai dari pemahaman yang baik.

Dicontohkan Endrizal, Jika masyarakat yang belum pakai Jilbab, bisa mulai menutup aurat, masyarakat yang sering sholat di rumah sekarang juga sudah sering ke Masjid.

"Bukan Hijrah kita pergi berperang ke daerah konflik dan bergabung dengan aliran keras, itu salah. Kita harus pahami dulu. Bagaimana hijrah itu," tambahnya.

Kegiatan ini menurut Erizal sudah tiga kali dilakukan di Kota Batam. Dalam kegiatan itu, Mereka menekankan agar masyarakat bisa menyaring imformasi yang mereka dapat.

"Yang terpenting adalah jangan menyaring informasi menatah-mentah. Kita harus tahu dari mana sumbernya," tegasnya. (*)

Penulis: Eko Setiawan
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help