Suporter Persija Tewas Dikeroyok, Apakah Pelajaran dari Liga Inggris Bisa Diterapkan di Indonesia?

Tewasnya Haringga menjadi perhatian nasional, terlebih video pemukulannya yang menurut kabar terjadi di Ring 1 GBLA tersebut viral di sosmed.

Suporter Persija Tewas Dikeroyok, Apakah Pelajaran dari Liga Inggris Bisa Diterapkan di Indonesia?
IRNANDA SOERJATMODJO/ISTIMEWA
Suporter Sunderland dikawal pulang oleh Kepolisian Northumbria setelah menyaksikan laga Newcastle vs Sunderland di St James'Park, Newcastle, pada 1 Februari 2014. 

TRIBUNBATAM.id - Dunia sepak bola Tanah Air kembali berduka dengan meninggalnya seorang suporter Persija jelang laga big match Liga 1, Persib vs Persija, pada Minggu (23/9/2018).

Seorang suporter Persija yang merupakan anggota The Jak Mania, Haringga Sirla, tewas setelah dikeroyok massa di luar Stadion Gelora Bandung Lautan Api jelang laga Liga 1 2018 antara Persib Bandung dan Persija Jakarta.

Baca: Ini Pesan Terakhir Haringga Sirla untuk Persija Jakarta Sebelum Tewas Dikeroyok

Baca: Sebelum Haringga Sirla Meninggal, Ternyata Ini Penyebab Almarhum Dikeroyok Brutal

Baca: Polisi Tetapkan 8 Tersangka Pengeroyokan Suporter Persija. Begini Peran Mereka saat Keroyok Korban

Identitas suporter Persija Jakarta asal Cengkareng itu dikonfimasi oleh Sekjen The Jak Mania, Diky Budy Ramadhan.

Tewasnya Haringga menjadi perhatian nasional, terlebih karena video pemukulan sang korban yang menurut kabar terjadi di Ring 1 GBLA tersebut menjadi viral di sosial media.

Sebelum pertandingan, aparat keamanan dan banyak pihak lain melarang suporter Persija untuk tidak datang ke Bandung.

Bahkan, ikon tim Macan Kemayoran, Bambang Pamungkas, menghimbau para suporter untuk menggunakan akal sehat dan tidak ada satu kemenangan pun yang sebanding dengan nyawa.

Namun, apakah menjamin keamanan para suporter tandang harus berarti mereka dilarang datang menonton tim mereka?

Laga di Bandung merupakan yang kedua tanpa penonton bagi suporter Persija dalam laga kontra Persib setelah pertandingan di Stadion PTIK, Jakarta, pada 30 Juni 2018.

Sebelum itu, Persija menjalani laga kandang "usiran" Liga 1 di Stadion Manahan Solo pada November 2017.

Tentu, merupakan hak bagi setiap suporter untuk menyaksikan klub kesayangan bertanding di kota mereka sendiri.

Halaman
1234
Editor: Danang Setiawan
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help