BATAM TERKINI

Jamhur Pastikan Taksi Online Bisa Beroperasi Dimana Saja, Namun Ini yang Dilarang

taksi online bisa mengambil di area perumahan, perkantoran, dan masih banyak lagi lainnya. Sehingga tidak mengalami kecemburuan

Jamhur Pastikan Taksi Online Bisa Beroperasi Dimana Saja, Namun Ini yang Dilarang
TRIBUNBATAM/THOM LIMAHEKIN
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kepri Jamhur Ismail 

TRIBUNBATAM.id, BATAM-Taksi online bebas bisa beroperasi dimana saja, asalkan jangan mengambil penumpang di area pangkalan. Misalnya jangan mengambil penumpang di wilayah pelabuhan dan bandara.

"Untuk mengantar penumpang boleh, tetapi jangan mengambil penumpang," ujar Kepala Dinas Perhubungan Kepri, Jamhur Ismail kepada Tribun, Selasa (25/9/2018).

Diakuinya taksi online bisa mengambil di area perumahan, perkantoran, dan masih banyak lagi lainnya. Sehingga tidak mengalami kecemburuan terhadap taksi konvensional.

Baca: Sawir Bantah Permenhub 18 Dibatalkan, Driver Tetap Bisa Ambil Penumpang

Baca: MA Batalkan Permenhub 108 Tahun 2017, Dishub Kepri Ajak Angkutan Umum Jaga Kondusifitas

Baca: Kasus Model Belgia Ivana Smit yang Jatuh Bugil dari Kondominium Dibuka Kembali. Banyak Janggalnya

Sementara itu, perihal kuota sementara taksi online sudah ditetapkan yaitu 300 unit. Untuk membedakan mana taksi yang sudah memiliki izin dengan yang tidak, Dishub Kepri akan mengeluarkan stiker kepada 300 unit taksi online ini.

"Stiker ini akan ditempelkan di mobil mereka. Sehingga taksi konvensional mengerti, Oh, ini taksi online yang sudah tercatat taksinya. Sehingga bisa saling menghormati dan mengerti dilapangan," katanya.

Jamhur menambahkan pihaknya dalam minggu ini akan memfinalkan gambar stiker tersebut. Sehingga bisa secepatnya dibagikan kepada taksi online yang sudah tercatat di Dishub.

"Tadi sudah ada contoh stikernya," katanya.

Penumpang sendiri berhak menolak untuk naik ke taksi online tersebut apabila taksi tidak memiliki stiker. (rus)

Penulis: Roma Uly Sianturi
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help