KEPRI TERKINI

Kepala BP Batam Hadiri Perayaan HUT Provinsi Kepri ke 16, Ikut Rapat Paripurna DPRD

Kehadirian Lukita dalam kegiatan upacara bendera di Tanjungpinang itu, merupakan bentuk apresiasi BP Batam memperingati hari jadi Provinsi Kepri

Kepala BP Batam Hadiri Perayaan HUT Provinsi Kepri ke 16, Ikut Rapat Paripurna DPRD
TRIBUNBATAM/ISTIMEWA
Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak saat bersalaman dengan Kepala BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo dalam sidang paripurna DPRD Kepri di Dompak 

TRIBUNBATAM.id, BATAM-Kepala BP Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo bersama Direktur Pengembangan Manajemen Kinerja BP Batam, Purnomo Andiantono dan Direktur Politeknik Negeri Batam, Priyono Eko Sanyoto menghadiri perayaan HUT Provinsi Kepulauan Riau ke 16. Kegiatan itu juga disejalankan dengan Rapat Paripurna Istimewa DPRD Provinsi Kepulauan Riau, Senin (24/9/2018) di Dompak.

Kehadirian Lukita dalam kegiatan upacara bendera di Tanjungpinang itu, merupakan bentuk apresiasi BP Batam memperingati hari jadi Provinsi Kepri yang jatuh pada tanggal 24 September 2002. Kegiatan dilaksanakan di pelataran Gedung Daerah Provinsi Kepulauan Riau di Tanjung Pinang.

Kegiatan upacara peringatan HUT Provinsi Kepri dipimpin Gubernur Provinsi Kepri, Nurdin Basirun dan dihadiri Wakil Gubernur Kepri, Kepala BKKBN RI, Jaksa Agung RI, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepri, Ketua DPRD Provinsi Kepri, serta seluruh pimpinan dan perwakilan SKPD Provinsi Kepulauan Riau.

Dalam sambutannya, Gubernur Provinsi Kepri, Nurdin Basirun menyampaikan, dengan diperingatinya Hari Jadi Provinsi Kepri ke 16, harus bersyukur dan terus bekerja keras untuk mengembangkan Provinsi Kepri agar lebih baik lagi dan menjunjung tinggi harkat dan martabat budaya Kepulauan Riau.

"Marilah kita bersama-sama bekerja keras demi memajukan Provinsi Kepri. Karena masih banyak pekerjaan rumah yang harus kita selesaikan, berfikir positif dalam bekerja dan tinggalkan pemikiran yang tidak baik. Karena itu hanya akan menjadikan kita masyarakat yang lemah dan tidak berkembang," kata Nurdin dalam rilis Humas BP Batam yang diterima Tribun, Selasa (25/9/2018).

Baca: Deretan Fakta Pembunuhan Siswi SD di Karawang. Pelaku Minta Maaf, Orangtua Minta Hukuman Mati

Baca: Penuh Tembakan dan Sayatan, Hasil Otopsi 7 Pahlawan Revolusi Korban G30S/PKI Bikin Bergidik

Baca: Hanya Boleh Ajukan Satu Lamaran, Simak 5 Hal Penting Ini Sebelum Daftar CPNS 2018 di sscn.bkn.go.id

Sesuai amanah Presiden RI, ia mengajak masyarakat Kepri harus kerja, kerja dan kerja untuk mewujudkan cita-cita bangsa Indonesia yang adil dan makmur. Selanjutnya, ia mengingatkan tugas ke depan.

"Sistem harus jelas, keuangan harus terkendali dan program harus memiliki output yang jelas. Demi mewujudkan masyarakat Provinsi Kepri yang madani dan bermartabat," ujarnya.

Pada kesempatan itu, Nurdin juga membahas mengenai pengembangan potensi yang di miliki Provinsi Kepri dalam menopang pertumbuhan nasional. Yaitu pengembangan infrastruktur, industri manufaktur dan industri pariwisata yang merupakan beberapa potensi yang perlu terus dikembangkan. Demi memajukan Provinsi Kepri dalam menghadapi ekonomi global yang terus berkembang.

Selain kegiatan upacara bendera, Gubernur juga meresmikan pembangunan infrastruktur penataan kawasan pesisir. Yaitu peresmian proyek Gurindam Dua Belas, peresmian proyek-proyek strategis dan penandatanganan MoU antara Pemerintah Provinsi Kepri dengan perusahaan swasta.

Sedangkan untuk kegiatan Rapat Paripurna DPRD Provinsi Kepri, Kepala BP Batam hadir sebagai wujud untuk bersilaturahmi dan meningkatkan hubungan baik bersama dengan seluruh perangkat daerah di Provinsi Kepri.

"Dengan diperingatinya HUT Provinsi Kepri yang ke 16 ini menjadi cermin bagi kita semua untuk terus berusaha memperbaiki dari berbagai sektor sehingga roda perekonomian akan berjalan kencang dan berimbas kepada kesejahteraan masyarakat Provinsi Kepri," kata Ketua DPRD Provinsi Kepri, Jumaga Nadeak yang membuka dan memimpin rapat paripurna tersebut.

Pada kesempatan itu, Jumaga mengingatkan pemerintah pusat perlu menjaga konsistensi keberadaan BP Batam. Demi menjaga pertumbuhan ekonomi di Kota Batam dan juga menopang pertumbuahan ekonomi nasional.

"Ini sesuai dengan undang-undang yang berlaku selama 70 tahun keberadaan status FTZ di Kota Batam," ujarnya.

Kegiatan rapat hari itu dihadiri seluruh anggota DPRD Provinsi Kepri, perwakilan DPRD Kota Batam, SKPD Provinsi Kepri, dan para stakeholder dan masyarakat Provinsi Kepri. (*/wie)

Penulis: Dewi Haryati
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved