Tanjungpinang Terkini

Polisi Buka Kembali Video Penangkapan Ngatimin oleh Warga, usai Dituduh Menculik Anak SD

Meninggalnya Ngatimin membawa duka yang mendalam bagi keluarga yang ditinggalkan

Polisi Buka Kembali Video Penangkapan Ngatimin oleh Warga, usai Dituduh Menculik Anak SD
tribunbatam/wahib waffa
Kapolres Tanjungpinang AKBP Ucok Lasidin 

TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG - Meninggalnya Ngatimin membawa duka yang mendalam bagi keluarga yang ditinggalkan. Polisi kini tengah menyelidiki apakah ada unsur kekerasan yang dialami Ngatimin.

"Terkait kasus yang melatarbelakangi masyarakat yang menyerahkan (Ngatimin) kepada kepolisian jika memang ada kekerasan akan kita proses," ujar Kapolres Tanjungpinang AKBP Ucok Lasdin Silalahi, Selasa (25/9/2018).

Baca: Ngatimin Terduga Penculikan Anak, Dikabarkan Meninggal Dunia

Baca: Sempat Kritis, Pelaku Percobaan Penculikan Anak Kini Sudah Siuman. Begini Kondisinya

Baca: Mendadak Pelaku Penculikan Anak SD Dilarikan ke Rumah Sakit. Ini Jawaban Kapolsek Bukit Bestari

Termasuk adanya video dugaan kekerasan kepada Ngatimin oleh warga, pihaknya juga akan melakukan pemeriksaan terhadap video tersebut untuk menjadi sebuah petunjuk.

"Itu akan kita gunakan (video). Kita melihat respon keluarganya untuk dilakukan proses hukum, kita tetap lakukan itu. Akan kita tindak lanjuti," ujarnya.

Menurut Ucok, bahwa ada tiga fase runtutan dalam kasus tersebut . Pertama Ngatimin yang dituduh hendak melakukan penculikan. Kedua Ngatimin dibawa ke Polsek oleh masyarakat. Dan yang ketiga fase dibawanya Ngatimin ke Rumah Sakit kemudian diserahkan ke keluarganyanya untuk mendapatkan perawatan.

"Fase itu yang akan kita selidiki. Jadi kan korban meninggal di rumahnya. Korban sebelumnya sempat dibawa ke rumah sakit dan diserahkan ke keluarganya untuk mendapatkan perawatan," tutur Kapolres.

Ngatimin sempat jatuh dirumahnya sebelum meninggal dunia. Selain itu kata Kapolres Ngatimin selama hidupnya memiliki riwayat asma. Saat Ngatimin jatuh sempat mengalami asma.

Sebelumnya Ngatimin dituduh warga hendak melakukan penculikan anak SD. Ia sempat dirawat selama seminggu usai mengalami sakit setelah dibawa ke kantor polisi. Ia meninggal dunia setelah dibawa pulang dari rumah sakit karena mengalami jatuh ke lantai.(*)

Penulis: Wahib Wafa
Editor: Ucu Rahman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved