BATAM TERKINI

Sekali Kirim Dapat Upah Rp 30 Juta, Dua Pelaku Nekat Pasok Narkoba Senilai Rp 1 Miliar dari Malaysia

Direktorat Reserse Narkoba Polda Kepri ekspos pengungkapan Narkotika jenis sabu yang sekaligus melakukan pemusnahan barang bukti.

Sekali Kirim Dapat Upah Rp 30 Juta, Dua Pelaku Nekat Pasok Narkoba Senilai Rp 1 Miliar dari Malaysia
TRIBUNBATAM/EKO SETIAWAN
Tersangka pengedar narkotika jenis sabu, Maryono saat ekspose perkara di Polresta Barelang, Senin (13/8/2018). FOTO ILUSTRASI 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polisi Daerah (Polda ) Kepri ekspos pengungkapan Narkotika jenis sabu yang sekaligus melakukan pemusnahan barang bukti.

Dalam pengungkapan kasus ini, Ditresnarkoba mengamankan dua orang tersangka atas nama inisial RB dan RM yang merupakan ABK kapal.

Ekspos dipimpin Kabag Wasidik Resnarkoba Polda Kepri, AKBP I Dewa Nyoman Agung Suryanegara, S.I.K mewakili Dir resnarkoba Polda Kepri K Yani Sudarto , SIK.

Disebutkannya, pengungkapan ini pada Sabtu (1/9) lalu sekira pukul 16.10 WIB dilakukan penangkapan satu tersangka berinisial RB di parkiran depan kimia farma belakang pos polisi Simpang Kara.

"Tim opsnal Subdit 2 awalnya mendapat informasi dari masyarakat, terhadap tersangka yang menyimpan sabu di dalam mobil. Saat dilakukan penggeledahan ternyata benar ada Narkotika jenis sabu tersebut," katanya, Selasa (25/9/2018).

Baca: Barang Bukti Bakal Langsung Dimusnahkan, Polda Kepri Siapkan Ekspose Kasus Narkoba

Baca: Satresnarkoba Polres Karimun Tangkap Pembawa Narkoba Sabu Sebanyak 3 Kilogram dari Malaysia

Baca: Sempat Viral dan Bikin Heboh, Ternyata Ini Isi Paket Misterius yang Disangka Narkoba

Melakukan pengembangan dari hasil pemeriksaan, sambung I Dewa mengatakan, dari pengakuan tersangka RB, ia bekerja bersama rekannya. Polisi pun langsung melalukan penangkapan tersangka kedua di lokasi berbeda yang berinisial MR.

"Dari tangan kedua tersangka didapat barang bukti Narkotika jenis sabu seberat 1.100 gram yang rencananya akan diedarkan di Batam," ujarnya.

Barang tersebut didapat tersangka dari Negara Malaysia. Melalui jalur laut. Dimana kedua tersangka tersebut bekerja sebagai ABK kapal Fery.

"Dari pengakuan kedua tersangka. Sudah melakukan ini sebanyak 5 kali. Melalui jalur laut dari Stulang laut Malaysia- Batam. Untuk upah bervariasi. Dari kisaran Rp 25 juta sampai Rp 30 juta," ucapnya.

Usai memaparkan hasil pengungkapan, ekspos ini pun dilanjutkan dengan pemusnahan barang bukti.
Saat Pemusnahan barang bukti dengan cara melarutkan dengan air panas. Kedua tersangka juga turut menyaksikan dan ikut mengaduk sabu senilai Rp 1 miliar yang dimasukkan ke dalam drum bahan plastik berwarna biru.

Dari 1.100 gram sabu yang dimusnahkan. Hanya sebanyak 1.064 gram saja. Sebab, sisanya untuk uji labfor, serta sebagai barang bukti persidangan.

Kedua tersangka dijerat pasal 114 ayat 2, 112 ayat 2 undang undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, yang ancaman penjara seumur hidup, atau hukuman mati.

"Atas pengungkapan ini. Dari barang bukti tersebut, kita berhasil menyelamatkan jutaan jiwa yang akan menjadi korban penyalahgunaan narkoba," tutupnya. (*)

Penulis: Endra Kaputra
Editor: Sihat Manalu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved