Alami Trauma Berat, Bocah Korban Penganiayaan Takut Ketemu Orang Termasuk Ibunya

Bocah berinisial M (5) yang menjadi korban penganiayaan di Bekasi saat ini mengalami trauma berat dan tak bisa ditemui sembarang orang.

Alami Trauma Berat, Bocah Korban Penganiayaan Takut Ketemu Orang Termasuk Ibunya
predragphoto77/Freepik.com
kekerasan pada anak 

TRIBUNBATAM.id, BEKASI - Bocah berinisial M (5) yang menjadi korban penganiayaan di Bekasi saat ini mengalami trauma berat dan tak bisa ditemui sembarang orang.

Demikian disampaikan Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Kekerasan Pada Anak pada Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kota Bekasi, Mien Aminah.

Mien mengatakan, pihaknya sudah melakukan peninjauan terhadap M di Rumah Sakit Global Awal Bros di Jalan KH Noer Ali, Bekasi Selatan, Kota Bekasi.

"Kondisinya sejauh ini memang anaknya mengalami trauma berat, artinya dia kalau ada orang takut, kita juga waktu ke sana tidak bisa masuk, melihat kondisi anak, jadi kita juga tidak bisa masuk, jadi kemarin kita berkoordinasi saja sama pihak rumah sakit," kata Mien, di Kantor DPPPA Kota Bekasi, Rabu (26/9/2018).

Baca: Bocah 5 Tahun Dianiaya hingga Luka Berat, Polisi Periksa 6 Saksi

Baca: Wanita Ini Ngaku Tak Sadar Terobos Rombongan Presiden, Ini 4 Fakta Dibaliknya

Baca: Dianggap Sepele, Kebersihan 7 Bagian Tubuh Ini Kerap Diabaikan

Pihak rumah sakit juga disebut melarang M untuk bertemu ibunya, sebab M juga mengalami trauma terhadap ibunya.

"Sementara anak ada larangan pihak rumah sakit agar tidak ditemui siapapun, sementara ibunya juga dilarang menengok anaknya, karena anak itu trauma juga kalau melihat ibunya. Jadi, ke ibunya kita (juga) berusaha untuk lakukan konseling dengan syarat koordinasi ke Polres," ujar Mien.

Mien menambahkan, pihaknya terus mengupayakan melakukan konseling terhadap ibu korban yang juga mengalami trauma akibat kekerasan yang menimpa M, anaknya.

"Traumatis ini yang harus kita sembuhkan lebih lanjut, mungkin fisik mudah-mudahan bisa sembuh dalam waktu dekat," ujar Mien.

Sebelumnya, seorang bocah berinisial M (5) diduga menjadi korban penganiayaan di rumah orangtua korban di Perumahan Prima Lingkar Asri, Bekasi Barat, Kota Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (22/9/2018) dini hari hingga luka berat.

Komisioner Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kota Bekasi Rury Arief Rianto mengatakan, berdasarkan keterangan orangtua korban berinisial A, kejadian bermula saat A dan empat rekan A pergi ke salah satu kafe di Jakarta pada Jumat (21/9/2018) malam.

Halaman
12
Editor: Tri Indaryani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help