BATAM TERKINI

Curi Motor Untuk Modal Main Warnet, Begini Cara Pelaku Uangkan Hasil Curian

Hanya untuk bermain warnet, Heru Perdana (20) warga Perumahan Sagulung Baru Blok J, Sagulung nekat melakukan aksi pencurian motor.

Curi Motor Untuk Modal Main Warnet, Begini Cara Pelaku Uangkan Hasil Curian
TRIBUNBATAM/IAN PERTANIAN
Kapolsek Batuaji Kompol Syafruddin Dalimunthe 

TRIBUNBATAM,id. BATAM - Hanya untuk bermain warnet, Heru Perdana (20) warga Perumahan Sagulung Baru Blok J, Sagulung nekat melakukan aksi pencurian motor.

Untuk menghilangkan kecurigaan orang lain, pelaku mempreteli dan menjual sparepart motor curiannya.

Heru Perdana diamankan oleh Polsek Batuaji Selasa (25/9/2018) sekira pukul 17.00 WIB, di Warnet Yusuf yang ada di ruko belakang Putra Batam Batuaji.

Hal itu setelah anggota Polsek mendapatkan informasi dari korban bahwa motor miliknya yang hilang ada terparkir di depan salah satu warnet di Batuaji.

Kapolsek Batuaji Kompol Syafruddin Dalimunthe, menjelaskan, kronologis kejadian di mana Kamis (6/9/2018 lalu Nurdin Siahaan warga perumahan MKGR blok Swadaya membuat laporan kehilangan motor Honda Beat BP 3979 OE, ke Polsek Batuaji.

Baca: Pedagang Tolak Relokasi, Walikota Batam : Kalau Saya Punya Tanah Sudah Selesai, Saya Saja Mengemis!

Baca: Ditinggal Cuci Piring, Handphone Raib Digondol Maling. Korban : Padahal Pintu Dikunci

Baca: Dipicu Air Cucian Motor, Warga Jombang Tembok Akses Jalan Masuk Rumah Tetangganya

"Jadi Selasa kemarin ada yang mengenal dan melihat motor tersebut dan melaporkan ke Polsek Batuaji, anggota kita langsung ke TKP untuk memastikan informasi tersebut, ternyata informasi itu benar," kata Syafruddin.

Dia juga mengatakan, anggota langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku yang mengaku sebagai pemilik motor Bp 3979 OE, yang diparkir di depan warnet di Batuaji.

Anggota Polisi juga langsung melakukan pengembangan dari rumah pelaku polisi mengamankan rangka motor Yamaha Vixion.

Dari pengembangan sementara, pelaku mengakui baru dua kali melakukan aksinya.

"Ini dari pengakuan, kita masih kembangkan, pelaku juga mengakui bahwa selama ini motor hasil curian dipreteli dan spare partnya dijual satu satu, agar orang lain tidak curiga," kata Syafruddin.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya pelaku dikenakan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara. (*)

Penulis: Ian Pertanian
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved