BATAM TERKINI

Pembuatan Gorong-gorong Jadi Tahap Awal Pembangunan Fly Over, Ini Harapan BP dan Pemko Batam

"Tapi mengawali proyek kegiatan fly over itu, sekarang tahap awalnya sudah dilakukan pembuatan gorong-gorong di sana," kata Eko

Pembuatan Gorong-gorong Jadi Tahap Awal Pembangunan Fly Over, Ini Harapan BP dan Pemko Batam
TRIBUNBATAM/EKO SETIAWAN
Arus lalu lintas di Simpang Kepri Mall beberapa waktu lalu 

TRIBUNBATAM.id, BATAM- Mendekati akhir tahun, Pemerintah Pusat belum memberikan kepastian, kapan proyek pembangunan jembatan layang (fly over) di Simpang Kabil atau Simpang Kepri Mall akan dikerjakan. Semula rencananya akan mulai dibangun 2019 mendatang, pasca diundur tahun ini.

Dari Badan Pengusahaan (BP) Batam, Deputi IV BP Batam, Eko Budi Soepriyanto berharap, pekerjaan pembangunan fly over itu, bisa segera terealisasi. Walaupun ada perkiraan, bakal diundur lagi. Bahkan hingga 2021 mendatang.

"Tapi mengawali proyek kegiatan fly over itu, sekarang tahap awalnya sudah dilakukan pembuatan gorong-gorong di sana," kata Eko, Rabu (26/9/2018).

Dengan pembangunan gorong-gorong yang dikerjakan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat itu, diharapkan tidak terjadi lagi genangan air di Simpang Kabil, ketika hujan turun.

Hal ini juga akan berdampak ketika fly over kedua di Batam tersebut dibangun. Adapun anggaran pekerjaan gorong-gorong yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) itu, sekitar Rp 300 miliar.

"Setelah pembuatan gorong-gorong selesai, berlanjut ke kegiatan lelang fly over tahun 2019. Saya perkirakan, kemungkinan dibangunnya baru 2020 atau 2021. Anggaran (pembangunan fly over)nya kita belum tahu," ujarnya.

Harapan agar pembangunan fly over di Simpang Kabil segera terealisasi, juga pernah disampaikan Wali Kota Batam, Rudi dan Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad.

Tidak lain tujuannya, untuk mengurai kepadatan lalu lintas kendaraan di jalan yang ada saat ini. Tahun lalu, pekerjaan fly over di Simpang Jam telah selesai. Fly over itu kini diberinama Laluan Madani.

"Tapi Batam masih butuh beberapa fly over lagi. Kita harapkan pembangunan fly over kedua di Simpang Kabil ini bisa segera terealisasi," kata Rudi.

Baca: Adu Nasib, Honorer Pemko Batam Tertarik Ikut Tes CPNS

Baca: Pemilik 5 Zodiak Ini Paling Rawan Selingkuh, Gemini Suka Mengoda

Baca: Lukisan Ini Muncul Usai Yenny Wahid Dukung Jokowi-Maruf. Ini Maknanya

Sebelumnya diberitakan, pembangunan fly over di Simpang Kabil, Batam, yang semula direncanakan terealisasi akhir 2018, terpaksa ditunda hingga 2019 mendatang.

Alasannya, lantaran pekerjaan pembangunan fly over itu, terlalu berdekatan waktunya dengan pekerjaan pembangunan fly over Laluan Madani di Simpang Jam. Fly over pertama di Batam itu sendiri, baru selesai dikerjakan akhir 2017 lalu.

"Simpang Kabil tahun lalu sudah kita programkan tapi karena bersamaan dengan Simpang Jam, kita tunda dulu (pekerjaan pembangunan)," kata Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI, Basuki Hadimoeljono, saat berkunjung ke Batam, beberapa waktu lalu.

Karena ditunda, proyek pembangunan fly over kedua di Batam ini akan diprogramkan lagi. Perkiraannya masuk pada DIPA (Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran) 2019 mendatang. Namun itupun baru bisa terealisasi setelah didapat pemenang tender. (wie)

Penulis: Dewi Haryati
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help