Komitmen Menteri Pertanian dan Gubernur H Nurdin Basirun: Kepri Harus Mandiri Pangan

Menteri Pertanian Amran Sulaiman dan Gubernur H Nurdin Basirun berkomitmen penuh untuk membangun lumbung pangan di Kepulauan Riau

Komitmen Menteri Pertanian dan Gubernur H Nurdin Basirun: Kepri Harus Mandiri Pangan
HUMAS PEMPROV KEPRI
Menteri Pertanian Amran Sulaiman dan Gubernur H Nurdin Basirun melakukan Penandatanganan Nota Kesepahaman antara Provinsi Kepri, Kantor Bank Indonesia Cabang Kepulauan Riau dan Kementerian Pertanian, di Jakarta, Selasa (2/10) 

TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG - Menteri Pertanian Amran Sulaiman dan Gubernur H Nurdin Basirun berkomitmen penuh untuk membangun lumbung pangan di Kepulauan Riau.

Hal ini akan membantu mengendalikan inflasi di kawasan perbatasan ini.

“Kita ingin Kepri mandiri sumber pangannya. Karena pangan berkontribusi cukup tinggi untuk inflasi,” kata Amran usai melakukan Penandatanganan Nota Kesepahaman antara Provinsi Kepri, Kantor Bank Indonesia Cabang Kepulauan Riau dan Kementerian Pertanian, Jakarta, Selasa (2/10).

Penandatanganan ini bertujuan untuk mensinergikan program dan kegiatan para pihak dalam upaya percepatan ekspor komoditas pertania.

Juga dalam upaya pengendalian inflasi melalui pengembangan usaha sektor pertanian di wilayah perbatasan Kepulauan Riau.

Menurut Menteri, membangun dari pinggiran, termasuk sektor pertanian adalah arahan Presiden Jokowi sesuai Nawa Citanya. Amran mengatakan selain membangun sawah, Gubernur Kepri juga mengusulkan pengembangan peternakan.

“Kita ingin Kepri yang dulunya mengambil beras dari pulau lain, tetapi bagaimana bisa mandiri ke depan mulai beras, buah buah dan apa saja produk pertanian termasuk peternakan,” kata Amran.

Sampai saat ini ada 1.600 hektare lahan pertanian yang sudah diolah. Tahun depan, melalui dana APBN, ada tambahan 260 hektare di Kundur, Karimun akan dibangun kawasan pertanian.

“Insya Allah kita bangun lagi, sehingga Kepri ini mandiri,” kata Amran.

Mimpi Kepri mandiri pangan, kata Amran akan dilanjutkan dengan mimpi yabg lebih besar lagi. Bila perlu ke depan mimpi besar itu adalah, bisa mengekspor ke negara tetangga, yaitu Singapura.

Halaman
12
Penulis: Thom Limahekin
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved