BATAM TERKINI

Terkait Transformasi Batam dari FTZ ke KEK, Rudi Minta Ketegasan Pemerintah Pusat

Di dunia manapun FTZ sudah tak menarik. Di FTZ stimulannya di pelabuhan saja. Ada PPN dan PPnBM. Tempat lainnya tak ada

Terkait Transformasi Batam dari FTZ ke KEK, Rudi Minta Ketegasan Pemerintah Pusat
TRIBUNBATAM/ROMA ULY SIANTURI
Wali Kota Batam H Muhammad Rudi 

TRIBUNBATAM.id, BATAM- Wali Kota Batam, Rudi meminta ketegasan dari pemerintah pusat terkait status Batam. Apakah transformasi dari Free Trade Zone (FTZ) ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) akan dilanjutkan atau tidak. Dalam waktu dekat, ia akan kembali berkirim surat ke Menko Perekonomian.

"Kalau jadi katakan jadi. Kalau tidak, katakan tidak. Jadi orang tak tertunggu-tunggu," kata Rudi di Gedung Wali Kota Batam, Rabu (3/10/2018).

Pernyataan ini bukan tanpa sebab ia sampaikan. Menurutnya, sudah hampir satu tahun berlalu, sejak pelantikan Lukita Dinarsyah Tuwo sebagai Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, tak ada pembahasan soal itu di Kemenko Perekonomian.

"Sepertinya sudah berhenti. Sejak Pak Lukita dilantik Oktober 2017, tak ada pembahasan sekalipun di Kemenko," ujarnya.

Rudi berharap, Menko Perekonomian, Darmin Nasution segera mendudukkan persoalan tersebut. Sehingga ada kepastian terkait persoalan di Kota Batam.

"Karena banyak pengusaha-pengusaha besar yang ingin status Batam ini menjadi jelas," kata Rudi.

Menurutnya, jika Batam jadi bertransformasi menjadi KEK, stimulan yang diberikan lebih jelas daripada status FTZ saat ini.

"Di dunia manapun FTZ sudah tak menarik. Di FTZ stimulannya di pelabuhan saja. Ada PPN dan PPnBM. Tempat lainnya tak ada. Sementara ini digunakan untuk satu Batam," ujarnya.

"Kalau KEK sampai ke daerah KEK-nyapun ada. Pembebasan pajak dan fasilitas lainnya," sambung Rudi.

Ia berharap persoalan ini segera diselesaikan. Rudipun menaruh harapan Menko Darmin bisa mengingat kembali persoalan terkait kebijakan tersebut. Dari Pemko Batam sendiri, lanjutnya, sudah sering berkirim surat kepada Menko Perekonomian.

Baca: Lagi Sakau, Pelaku Curamor Ini Diamankan Macan Barelang

Baca: Kuliah di ITEBA, Biaya Indonesia Rasa Singapura. 83 Mahasiswa Baru Dilantik

Baca: Beli Ruko Bisa Cash Bertahap di Summerland Nongsa

"Kami menanyakan perkembangannya. Jadi atau tidak transformasi dari FTZ ke KEK. Ini kami mau kirim surat lagi," ujarnya.

Dimintai tanggapan, jika transformasi dari FTZ ke KEK itu tak jadi dilanjutkan, Rudi menjawab, pembahasan yang dilakukan pihaknya tak sampai ke situ.

"Tak sampai ke situ. Karena bukan kewenangan saya," kata Rudi. (wie)

Penulis: Dewi Haryati
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved