ANAMBAS TERKINI

Kabar Duka, Bermansyah Komisioner KPU Anambas Meninggal Dunia

Kabar duka ini pun, tak pelak membuat kaget warga Tarempa, Joni salah satunya. Ia sebelumnya sempat melihat Almarhum muntah-muntah

Kabar Duka, Bermansyah Komisioner KPU Anambas Meninggal Dunia
TRIBUNBATAM
Bermansyah 

TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS-‎Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kepulauan Anambas berduka. Salah satu komisioner, Bermansyah meninggal dunia pada usia 55 tahun pukul 22.45 WIB Jumat (5/10/2018) .

Bermansyah meninggalkan dunia setelah sebelumnya dirawat di RSUP Provinsi Kepri.

"Innalillahi wa Innailaihi Roji'un. Telah berpulang ke Rahmatullah Saudara kami, sahabat kami, Bermansyah Bin Sulaiman dalam usia 55 tahun di RS Prov. Kepri pada pukul 22.45 WIB. Jenazah disemayamkan di rumah duka belakang Hotel Aston Gang Murai arah Buaya Bt 12, Tanjungpinang," tulis Kaharuzzaman Sekretaris KPU Kabupaten Kepulauan Anambas dalam grup berbicara linimasa.

Kabar duka ini pun, tak pelak membuat kaget warga Tarempa, Joni salah satunya. Ia sebelumnya sempat melihat Almarhum muntah-muntah saat berada di kedai kopi di depan salah satu bank yang ada di Tarempa Selasa (2/10/2018) siang.

"Beliau duduk di samping meja, mengobrol dengan dua komisioner KPU yang lain. Ada juga beberapa rekan lain yang mendatangi Puskesmas ‎Tarempa agar mobil ambulan bisa datang menjemput Beliau. Karena saat itu, kondisi Beliau sulit untuk berdiri. Saat coba untuk dibantu, Beliau sulit untuk berdiri," ujarnya.

Baca: Sunatan Massal BP Batam Digelar di Dua Tempat, Ini Lokasinya

Baca: VIDEO Mesin Motor Jorge Lorenzo Mati Secara Aneh Tepat Sebelum Crash di MotoGP Thailand

Baca: Orang Utan Melahirkan, Diberi Nama Bintan, Ini Harapan GRO Safari Lagoi

Tidak hanya warga, Yunizar Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), Tenaga kerja dan transmigrasi Kabupaten Kepulauan Anambas ikut terkejut mendengar kabar duka itu.

‎Ia mengetahui kalau Almarhum sedang dirawat di Puskesmas dari istri Almarhum yang bekerja pada OPD yang dipimpinnya.
"Istrinya yang beritahu, kalau tidak bisa masuk kantor pada siang hari setelah waktu Dzuhur kalau suaminya sedang berada di Puskesmas Tarempa," ungkapnya.

Almarhum yang lahir di Serasan, 3 Oktober 1963 diketahui sempat dibawa ke Rumah Sakit Lapangan (RSL) Palmatak hingga akhirnya dibawa ke Rumah Sakit Provinsi Kepri. Almarhum pun, diketahui meninggalkan satu orang istri dan dua orang anak. (tyn)

Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved