TANJUNGPINANG TERKINI

Orangtua Harus Jelih Awasi Prilaku Anak Menyimpang, Waspada Obat Dikonsumsi Berlebihan

"Pengawasan keluarga harus memperhatikan dengan penuh kepada anaknya. Seperti lem yang gampang dibeli oleh siapa saja.

Orangtua Harus Jelih Awasi Prilaku Anak Menyimpang, Waspada Obat Dikonsumsi Berlebihan
tribunjateng
Ilustrasi 

TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG- Penyimpanan prilaku pada anak harus diwaspadai sejak dini. Dalam hal ini tentang kecenderungan pemakaian barang dan zat tertentu untuk digunakan sebagai alat yang memabukkan.

Dengan cara tertentu, obat yang disalah gunakan akan membuat orang yang mengkonsumsi menurunkan kesadarannya. Selain itu barang tersebut njuga mudah dicari oleh siapapun bahkan anak kecil sekalipun.

Seperti halnya lem dan obat pasaran yang dikonsumsi berlebihan. Over dosis pemakaian obat pasaran ini pun berujung pada penurunan kesadaran.

AKBP Darsono sebagai Kepala BNN Kota Tanjungpinang kerap mendapatkan pertanyaan seputar pemakaian obat yang berlebihan hingga menjadi konsumsi yang memabukkan.

"Pengawasan keluarga harus memperhatikan dengan penuh kepada anaknya. Seperti lem yang gampang dibeli oleh siapa saja. Ibu-ibu harus tau karena kadang ada lem yang dicium-cium atau ngelem ini bisa dilakukan dengan sembunyi-sembunyi. Seperti diletakkan dibawah batu atau dimana. Nanti dicium . Ini sangat berbahaya," ungkap Darsono di Tanjungpinang, Minggu (7/10/2018).

Baca: Obat Batuk Jadi Tren Gantikan Narkoba di Hinterland, Ini Kata BNN Kota Batam

Baca: BREAKINGNEWS: Mabuk Obat Batuk Hantui Anambas, LAM Keluarkan Pernyataan Tegas!

Baca: Heboh Candu Obat Batuk! Polsek Anambas Sisir Sejumlah Toko, Amankan Obat Batuk Kemasan Ini!

Ia menyebutkan sering kali lem dipakai anak-anak karena rasa penasaran serta pergaulan yang salah. Pihaknya meminta untuk mewaspadai anak-anaknya dirumah dan lingkungan agar terhindar dari segala sesuatu yang berdampak buruk bagi kesehatan dan masa depan anak kelak.

"Bagi paru-paru ini sangat berbahaya. Paru-paru yang akan diserangnya. Perlu diwaspadai hal semacam itu," ungkap Darsono.

Selain itu banyak muncul pertanyaan dari masyarakat tentang penyalahgunaan pemakaian obat pasaran yang mengandung zat adaptif.

Seperti salah satu cairan obat batuk yang dikonsumsi lebih dari dosis yang ditentukan hal itu juga berdampak pada kesadaran yang berkurang atau memabukkan.

"Saya mau memberi contoh takut malah dicoba nanti. Tapi yang namanya penggunaan lebih pasti akan berefek. Akan membuat flay dan lain sebagainya. Oleh karena itu anak-anak kita harus diawasi," ungkapnya.

Ia menyarankan bagi masyarakat untuk segera melaporkan ke Polisi jika ada obat pasaran yang dikonsumsi berdampak pada efek kesadaran. Pencegahan Narkoba kepada anak terus dilakukan ke sekolah dan sosialisasi ke masyarakat. (wfa)

Penulis: Wahib Wafa
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help