TANJUNGPINANG TERKINI

37 Saksi Diperiksa Dalam Kasus Korupsi Pelabuhan Dompak, Ini Kata Polisi

"Saksi dalam kasus ini ada 37 orang. Saat ini berkas penyidikan sudah kita mulai. Masih kita lakukan pelengkapan berkas penyidikan," ujar Kapolres

37 Saksi Diperiksa Dalam Kasus Korupsi Pelabuhan Dompak, Ini Kata Polisi
Pelabuhan Dompak 

TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG-Polres Tanjungpinang hingga saat ini masih melakukan penyidikan perlengkapan berkas kasus pelabuhan internasional Dompak.

Dalam kasus ini setidaknya sudah 37 saksi yang menjalani pemeriksaan dalam proses penyidikan.

"Saksi dalam kasus ini ada 37 orang. Saat ini berkas penyidikan sudah kita mulai. Masih kita lakukan pelengkapan berkas penyidikan," ujar Kapolres Tanjungpinang AKBP Ucok Lasdin Silalahi melalui Kasat Reskrim polres Tanjungpinang AKP Dwihatmoko Wiraseno di polres Tanjungpinang, Senin (8/10/2018).

Saksi dari panitia proyek, kontraktor hingga ahli dihadirkan dalam sidang tersebut. Para saksi akan dimintai keterangan kembali untuk melengkapi berkas pemeriksaan.

Pihaknya masih terus melakukan pemeriksaan kelengkapan penyidikan. Setidaknya dua tersangka yakni Hariyadi selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan Berto Riawan selaku Direktur Cabang PT Karya Tunggal Mulyadi Kontraktor berkasnya dilakukan secara terpisah.

Baca: Kerugian Capai Rp 15 Miliar, Inilah Dua Tersangka Korupsi Pembangunan Pelabuhan Dompak

Baca: Kasus Korupsi Pelabuhan Dompak, Jaksa Tunggu Berkas Penyidikan Polres Tanjungpinang

Baca: Kejari Tanjungpinang Belum Tahu, Kenapa Belum Ada Tersangka Dugaan Korupsi Pelabuhan Dompak

"Segera kita selesaikan berkas penyidikan kasus ini Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjung Pinang," tuturnya lagi.

Sebelumnya Polres Tanjungpinang mengungkap adanya kasus dugaan korupsi pembangunan pelabuhan internasional Dompak Tanjung Pinang yang dilaksanakan oleh KSOP Tanjungpinang.

Dalam kasus ini setidaknya ada kerugian negara sebesar 5 miliar lebih dari total anggaran 120 miliar.

Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang mengaku dalam kasus ini masih ada potensi para pelaku lainnya.

"Tak menutup kemungkinan akan ada tersangka tambahan kita nunggu pemeriksaan ini dulu," tutupnya.(wfa)

Penulis: Wahib Wafa
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved