TANJUNGPINANG TERKINI

Asap dan Bau Menyengat Pabrik Aspal Mulai Meresahkan, Warga Protes Minta Aktivitas Dihentikan

Warga sekitar mengaku resah akibat pencemaran lingkungan berupa asap dan bau menyengat dampak dari pengolahan aspal.

Asap dan Bau Menyengat Pabrik Aspal Mulai Meresahkan, Warga Protes Minta Aktivitas Dihentikan
Tribunnews.com
Ilustrasi Pengaspalan jalan 

TRIBUNBATAM.Id.TANJUNGPINANG - General Manajer (GM) PT Pelindo 1 Cabang Tanjungpinang Arif Indra mengaku tidak tau ada warga yang komplain akibat pengolahan aspal milik PT Cosmic di area milik PT Pelindo 1.

Warga sekitar mengaku resah akibat pencemaran lingkungan berupa asap dan bau menyengat dampak dari pengolahan aspal.

"Saya belum tahu. Saya tahu dari media kalau ada kegiatan PT Cosmic yang mencemari lingkungan karena saya di sini juga baru 2 minggu bertugas," kata Arif Indra ditemui di ruang kerjanya, Senin (8/10/2018) sore.

Baca: PT BMW Akhirnya Kembalikan Lahan di Desa Pengudang Lewat Hibah, Warga : Terimakasih Pak Bupati

Baca: Video Dahsyatnya Gempa Beredar, BNPB Pastikan Bukan Video Gempa Palu dan Bulukumba Selasa (9/10)

Baca: Lagi Jalan di Pantai Nelayan Sambil Dengar Musik, Bule Remaja Asal Inggris Ini Dibekap dan Diperkosa

Selain pencemaran udara akibat pengolahan aspal yang mengeluarkan asap juga pada malam hari terdengar suara berisik mesin saat pengolahan aspal.

Warga saat itu pun sempat memprotes dan minta pihak perusahaan untuk menghentikan operasi sementara.

"Saya baru tahu juga (warga menghentikan)," ungkapnya.

Dia juga tak begitu mengetahui ada kabar warga sekitar yang masuk rumah sakit akibat sesak nafas setelah perusahaan tersebut beroperasi.

Dia tak membantah adanya kerjasama dengan PT Cosmic di area Pelindo, yakni di area lahan Pelabuhan Sri Payung Batu 6 kecamatan Tanjungpinang Timur.

Beberapa persyaratan dan juga izin yang dikantongi PT Cosmic menurutnya tidak ada masalah.

Salah satunya izin Amdal yang menurutnya telah dikantongi.

Halaman
12
Penulis: Wahib Wafa
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved